BMI

Saat Majikan Minta Maaf

3:40 PM


Lapangan bola Victoria Park Causway Bay




“Cenhai muisi wo liko lepai.” Kata di boss meminta maaf

“Oh, em kan yu.” Jawabku santai.

Minggu kemarin, 3 Juni 2012 ada acara Young Festival di Tsim Sta Tsui yang terpaksa tidak bisa ikut hadir karena tidak libur. Sayaaaaaaannnngg sekali, padahal acara ini hanya ada setahun sekali L

Sudah tertulis agenda di hape namun ternyata luput dari koreksi jadinya even ini bablas, harus menunggu setahun lagi. Semoga masih bisa menyaksikan tahun depan (kalau belum pulang terus ke Indonesia).

Kalau saja boss ada di rumah, pasti siang hari saya sudah ijin kabur, sayangnya dia lagi liburan ke China dan meminta maaf karena Minggu malam baru bisa pulang.

Hari ini, maaf itu dia lontarkan  lagi. Hiks, baik juga ni boss saya. Ya beginilah, toh ini bukan sekali dua kali sebenarnya dia meminta maaf karena tidak bisa memberi waktu saya keluar rumah karena dia sendiri ada urusan.

Dulu, sebelum masuk ke Hong Kong, bayangan saya kalau orang Hong Kong itu galak-galak dan akan mengekang pekerjanya untuk selalu di rumah dan tidak boleh keluar sama sekali. Namun pikiran itu ternyata berbalik 180 derajat. Saya bisa merasakan sendiri kalau pekerja di Hong Kong ini lumayan bebas keluar rumah asalkan ijin ke majikannya. Entah siang hari ataupun malam hari sekalipun, kalau ingin ke luar rumah ijin majikan baik-baik pasti akan di kasih.

Beda Hong Kong mungkin akan beda lagi dengan Negara-negara di Timur Tengah sana. Hampir 24 jam nonstop selalu di rumah, bahkan buang sampah pun hanya tangannya yang keluar dari pagar sedang badannya tetap di dalam. Hmmm, saya pernah dengar cerita ini dan rasanya sedih L

Seandainya semua pekerja di bumi ini mendapatkan kebebasan, mungkin cerita pilu dan sedih itu akan sangat minim. Kebebasan bukan berarti bisa sesuka hati berbuat apa saja di luar rumah majikan. Kebebasan itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk hal-hal yang bermanfaat.

Tapi ya, namanya beda Negara tentu beda aturan, beda majikan akan beda lagi sifat dan tabiatnya. Berharap para pekerja dimana pun berada mendapatkan kebebasan yang layak dan bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Semoga. [FN]

You Might Also Like

0 komentar