bloggerbmi

Diskusi Bersama Blogger di Hong Kong

3:58 PM




Bertempat di Victoria Park, Causeway Bay, beralaskan plastik, Minggu (6-01-2013) para blogger berkumpul untuk mengadakan diskusi tentang “BMI Menulis.”

Hadir dalam diskusi santai ini beberapa blogger yang aktif di Blogger.com maupun di Kompasiana. Hadir juga Pratiwi Retnaningdyah, mahasiswa S3  dari  University Melbourne yang juga seorang dosen Universitas Negeri Surabaya yang datang ke Hong Kong untuk mengadakan penelitian tentang “BMI Menulis.”

Bagi kebanyakan orang, mungkin merasa aneh saat membaca tulisan di media online yang penulisnya notabene berprofesi sebagai pembantu rumah tangga atau kalau di luar negeri di sebut sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Padahal sebenarnya profesi pembantu itu sama saja dengan pekerjaan lainnya, tapi bagi sebagian orang profesi ini masih dianggap sangat rendah.

Penampilan Bu Tiwi (panggilan akrab) sangat sederhana dan bersaja membuat kami para BMI tak canggung untuk mengeluarkan unek-unek dan bercerita tentang suka duka menulis di blog. Bagi saya pribadi, menjadi seorang BLOGGER itu “keren” sekali (lebay gak sih?),

Nggak keren gimana? Belum tentu kan yang lulusan sarjana itu kenal dengan dunia blog? Saya pernah kok bertemu dengan sarjana yang sama sekali tidak mengenal blog, apes kan? Apalagi BMI bisa menulis, wuiihh lebih keren.

Celetukan dan obrolan ringan saling bergantian dalam diskusi ini. Saling menceritakan tentang mengapa menulis, motivasinya apa, tujuannya apa dan lainnya. Menulis di blog tidak beda jauh dengan menulis di buku diary, bedanya kalau di blog bisa dinikmati orang banyak sekaligus bisa dikomentari, kalau di buku diary hanya penulis yang tahu.

Nah, dari kolom komentar inilah, penulis bisa berkembang dan bisa menambah ilmu sekaligus masukan tak terduga. Saya sendiri banyak mendapatkan ispirasi menulis dari kolom komentar. Satu baris kalimat saja  sebenarnya bisa menjadi sebuah inspirasi yang kalau dikembangkan akan menjadi sebuah tulisan  yang menarik.

Mengikuti diskusi ringan seperti ini, semangat menulis yang sempat padam jadi berkobar kembali. Semangat berbagi jadi timbul lagi. Semoga akan terus berkobar dan tak padam-padam lagi
:D

You Might Also Like

5 komentar

  1. Ananda, kamu sudah tahu kan, saya itu hanya tamat Sekolah Dasar? Tapi karena aktifitas saya di dunia blog sebuah perusahaan operator telepon selluler mengontrak saya menjadi nara sumber pelatihan blog untuk para guru di 6 kota diantaranya ini:

    http://edukasi.kompasiana.com/2012/12/05/ke-pandeglang-ke-sekolah-yang-asri-dan-sarat-prestasi-508440.html

    Ingat lho, semua guru pesertanya adalah sarjana, sementara saya yang berdiri mengajar di depan mereka hanya tamat SD.

    Jadi jangan pernah merasa kecil hati dengan keadaan yang ada, tetaplah optimis dan bersemangat. Allah akan membukakan jalan bagi hambanya yang sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

    Salam
    DK

    ReplyDelete
    Replies
    1. Optimis harus, Om :D

      Allah selalu memberi jalan untuk hamba-NYA yang berniat baik, itu pasti.

      Makasih sudah diingatkan, om

      Delete
  2. apa yg dikatakan pak Dian itu benar Fer, namun memang saja selalu ada yg memandang rendah profesi kita. Padahal gaji kita kalau di bandingkan guru di Indonesia mungkin lebih makmur kita hehhe... Narsis amat nih diriku. Tambah lagi kecerdasan kita juga gak kalah kok sama mereka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya siuce,,,keep spirit terus lah pokoknya :D
      Ambil positifnya dulu, kita sudah menjelajah HK, sedang banyak orang yang cuma ngiler tapi belum kesampaian
      hahahaha,,,tak tambahi narsisnya

      Delete