asmara

Selingkuh! Tunggulah Karmanya

11:36 AM





Two A.M, and the rain is falling
Here we are, at the crossroads once again

You're telling me  you're so confused

You can't make up your mind
Is this meant to be
You are asking me


Lagu ini menggema di telinga melalui hands free  saat memasuki Starbuck Coffe, tempat biasa kami nongkrong bersama untuk mencari WIFI gratisan sambil menikmati kopi. Bedanya bukan jam 2 dini hari seperti lagu tersebut, tapi ini pas jam 2 siang, saat orang-orang selesai menikmati makan siang dan kami memilih menikmati kopi saja, pertengahan Januari lalu.

Saya dan sahabat saya memilih duduk di pojok dengan dua kursi berhadapan. Di sebelah kami ada dua BMI yang kebetulan juga sedang menikmati kopi dan sepertinya terlibat pembicaraan yang serius.

Setelah memesan dua gelas kopi plus cake sebagai pasangannya, kami pun mulai membuka obrolan. Saya mematikan MP3 di hape dan meletakkannya di atas meja. Mulai menyeruput kopi dan menikmati cake, lumayan menghangatkan perut ditengah cuaca 8 derajat.

Bukan sengaja, tapi saya mendengar dengan jelas obrolan dua orang di meja sebelah. Bahan yang mereka obrolkan adalah seputar lelaki dan suami. Menarik mendengar mereka saling bergantian mengeluarkan penilaian masing-masing tentang kriteria suami ideal yang baik.

"Jangan sampek punya suami selingkuh, cukup waktu pacaran aja kita diselingkuhi." kata mbak yang satu.

"Iya. Kayak temenku ni, kasian dia. Pacarnya selingkuh padahal sudah diberi kepercayaan lebih." timpal satunya.


"Karma itu ada, mbak. Orang kayak gitu pasti dapat balasannya nanti." jawab mbak satunya.


"Tetanggaku ada tuh yang kayak gitu, mbak. Selingkuh juga  padahal  kedua keluarga sudah sama-sama dekat. Dia dapat karma juga akhirnya. Bukan hanya dibalas dengan selingkuh, tapi sering banget dapat sial hidupnya." tambahnya lagi.

Karma itu ada. Benar memang, apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai nantinya.  


"Iya, memang karma itu ada." kata sahabat saya.


Lalu dia pun menceritakan masa lalunya yang hampir mirip dengan apa yang sedang dibahas oleh kedua orang yang duduk di sebelah kami tadi. Bukan sekali, sudah dua kali sahabat saya ini ditinggal pacarnya karena selingkuh dengan perempuanlain, duuh.


Untung sahabat saya bisa segera bangkit  menata hati dan perasaannya. Kedua orang yang telah menyakiti hatinya tersebut sudah mendapat karma masing-masing dari perbuatan mereka.

"Laki-laki memang gak bisa jauh dari perempuan. Seribu satu kayaknya yang betah bisa setia menunggu perempuannya saat berjauhan." ungkap sahabat saya.

Hmmm, ya ya ya ya. Fakta memang membuktikan seperti itu. Menjalin hubungan jarak jauh memang sangat riskan, tapi bukan berarti tidak bisa.Tergantung orangnya. Meskipun si lelaki melewati ribuan gadis yang lebih cantik dan sebaliknya si perempuan melewati ribuan lelaki yang jauh lebih cakep, selama kesetiaan tertanam  pasti tidak akan tergoda.

Tapi, jangankan yang masih sekedar pacaran, la yang sudah punya anak saja juga rawan  terhadap perselingkuhan. Iman. Ya, iman harusnya sebagai pengendali atas perasaan yang ditimbulkan oleh godaan-godaan yang datangnya tanpa diduga. Meskipun ada yang bilang "iman gak ngaruh, namanya juga perasaan, gak bisa dibohongi. " Kalau ini ungkapan orang yang benar-benar tidak punya rasa takut sama Allah, apalagi punya iman.


Mencari yang ganteng atau cantik itu jumlahnya banyak, tapi mencari yang setia itu sangat langka. 


Pernah mendengar kalimat seperti ini, kan? Anda mau jadi yang langka, tidak? Memang masalah yang sering dihadapi teman-teman BMI di perantauan adalah kebanyakan soal asmara. Baik yang sudah berumah tangga maupun yang sudah tunangan atau yang masih pacaran.

Saya jadi ingat percakapan dengan  beberapa sahabat dan seseorang  yang saya anggap seperti Om saya yang saat itu pembahasan kami seputar hubungan asmara jarak jauh, beliau bilang begini,

"Beruntunglah kalau pacar kalian itu selingkuhnya saat kalian masih pacaran. Kalau sudah punya anak? Sakitnya pasti akan berlipat-lipat." kata beliau kepada saya dan beberapa sahabat yang sedang berkumpul bersama.

"Jadi selingkuh harus disyukuri ya kalau masih pacaran."tanya saya.

"Lo iya, untungnya masih pacaran, belum menikah." jawab beliau lagi.

"Kalau orang baik, jangankan untuk selingkuh, berbohong sekali aja dia pasti takut sama Allah." tambahnya 

"Orang kalau sudah bohong sekali, kebohongan lainnya akan menyusul, apalagi orang selingkuh. Saat ini mendapat yang lebih cantik dari kamu, misalnya. Lain kali dia pasti akan melirik orang yang lebih cantik lagi dari selingkuhannya itu."

Obrolan kami jadi melebar kemana-mana. Bergantain bercerita tentang kisah-kisah serupa. Yah, dunia memang penuh dengan warna. Dunia perselingkuhan maksudnya :D

Saya jadi tersenyum sendiri mengingat obrolan dua mbak di Starbuck Caffe tersebut.  Beruntunglah mbak, dia selingkuh saat kalian masih pacaran, dan percayalah bahwa karma itu ada.

Bersyukurlah bahwa kesempatan untuk mendapatkan yang jauh lebih baik dari orang yang telah menyakitimu sangat terbuka lebar. Positif thinking aja, mbak. Ini cara Allah menjauhkanmu dari orang yang salah. Allah telah menyiapkan orang yang benar, yang pasti akan memperlakukanmu dengan sangat baik nantinya. Akan menjagamu, menyayangimu, menuntunmu dan menjadikanmu orang yang paling berharga dalam hidupnya dan tidak akan pernah menyia-nyiakanmu.

Sabar ya, mbak. Meskipun tidak membaca tulisan ini. Tulisan ini adalah doa untukmu dan doa buat orang-orang yang tersakiti.

Hanya orang-orang pilihan yang akan dimasukkan ke dalam dunia patah hati. Dan hanya orang-orang pilihan juga yang berhasil melewati dunia patah hati ini. Beruntunglah bisa melewati dunia patah hati karena tidak semua orang bisa melaluinya.

Yakin deh, Allah tidak ingin mbak menghabiskan waktu dengan orangyang salah, makanya Allah menjauhkan kalian. Sabar ya mbak, pilihan-Nya pasti tidak pernah salah dan rencana-NYA selalu jauh lebih indah dari harapan dan impian manusia J


You Might Also Like

25 komentar

  1. Replies
    1. Hahahahahaha,,,lagi musim yang berat-berat, mas :D

      Delete
  2. Takutt, janji deh gak selingkuh ..:D

    ReplyDelete
  3. Semoga ananda berdua (AR?)diberikan jodoh terbaik oleh Allah, yang akan setia hingga maut menjemput.

    ReplyDelete
  4. Ya dslingkuh emg skit sih..n itu yg buat qu bnxi ma yg nma nya cwok

    ReplyDelete
  5. Ya..pacaran 3 thun lbh mbak..pastu krna keadaan mmkasa qta berjauhan..dia kmbali ke tmpat asal dia 3 thun sblm qta pacaran..bru jlan 2 bulan bjauhan udh sligkuh..
    Skit mbak..
    Tp qu yakin akn ada karma buat dia ntar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh, semoga gantinya jauh lebih baik mbak

      Delete
  6. udah ketiga kali nya aku di selingkuhin dalam 4tahun pacaran,sma sekali aku gk pernah khianatin dia,kenalan sma cwe pun gk pernah.
    tpi dia tega ngelakuin ini.
    bahkan ketiga selingkuhannya org ga bener semua,bisa ngajak dia ke diskotik,bwa dia mlm" dan pulang pagi(kabar dr tetangganya)
    selingkuhan pertama(3september 2012,orgnya tiap mlm dugem,terkenal di diskotik org beduit) dan kedua(januari 2013,org suka dugem,suka judi,dan pernah 3x gadaikan motor mantan saya) akhirnya dia nangis" ke aku dan menyesal,aku pun ngasih kesempatan lg.
    kali ini dia sedang menjalin hubungan asmara dengan selingkuhannya yang ketiga(mei 2014,bos di perusahaan nya),aku yakin suatu saat dia akan datang,menangis dan menyesal sma aku.
    yang aku pikirkan sampai saat ini adalah saat dia di sakiti lg,aku takut dia akan jadi pelacur bila aku benar" pergi dr hidupnya.
    pdhl dlu dia orangnya polos,lugu dan kami adalah pasangan paling serasi saat smu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh, berat sekali kisahnya :( semoga sekarang mendapat pendamping yang paling baik ya.
      Yakin saja bahwa pilihan-Nya tidak pernah salah

      Delete
  7. benarkah ada karma,pasangan dah ketahuan salah tp tetap ngelak bahkan berani bersumpah.sampai sekarang dia baik2 aj

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serahkan sama yang Di Atas, mbak.
      Doakan yang terbaik saja

      Delete
  8. benarkah ada karma,pasangan dah ketahuan salah tp tetap ngelak bahkan berani bersumpah.sampai sekarang dia baik2 aj

    ReplyDelete
  9. benarkah ada karma,pasangan dah ketahuan salah tp tetap ngelak bahkan berani bersumpah.sampai sekarang dia baik2 aj

    ReplyDelete
  10. ak sendiri sudah merasakan betapa sakitnya karma itu,tp pasangan udah ketahuan salah masih mengelak bahkan berani sumpah bakal kecelakaan.tp sepertinya karma tak berlaku buat dia buktinya sudah satu tahun dia baik" saja.
    dan terulang lagi ketahuan dia tetap berani sumpah

    ReplyDelete
  11. Kalau sudah diselingkuhi hati memang rasanya sakit, dan sakitnya itu tidak bisa dikurangi dengan obat apapun, yang ada hanya meratapi dan meneteskan airmata, makan tak enak tidurpun tak nyenyak apalagi dibuat nyanyi pasti akan merdu (merusak dunia) hehhhe. tulisan ringan namun penuh makna. JOSSS, salam kenal mbak

    ReplyDelete
  12. Dulu aku pernah pacaran 3 tahun sama orang yg sangat aku sayang sewaktu itu, tetapi dia menghianati kepercayaanku dengan selingkuh berasama bbrapa wanita lain, dan itu berlangsung cukup lama mbak, aku sama sekali ga curiga. Teman kuliahku memberitahu setelah bbrp waktu dia menyembunyikan fakta itu. Dan saat itu mantanku yg menyelingkuhi aku sdgn pendidikan ikatan dinas negara & aku kuliah kita ldr selama 7 bln. Aku dengan setia menunggunya, tetapi perasaanku hanua dibalas rasa sakit hati yang membuatku semat drop down dalam melakukan apapun. Orang tuaku sudah sangat dekat dgn mantanku tetapi tuhan berkehendak lain tuhan membukakan sifat laki2 yang aku cintai sebenarnya.
    Hatiku sangat sakit karena ada kalimat yang mantanku ungkapkan hingga membuatku sangat sakit hati, aku menyadari bahwa dia sudah berubah bukan yg saya kenal dlu & aku sudah berusaha mengikhlaskan hatiku mungkin ini cara tuhan memisahkan aku dengan laki2 yang tidak pantas untuk aku sayangi.

    ReplyDelete
  13. Selingkuh, semoga suatu saat mereka yg berbuat demikian padaku merasakan apa yg aku rasakan saat ini. Ntar itu kapan. Malah aku brdoa itu terjadi dlm pernikahan mereka

    ReplyDelete