Beringin Tetap Maju-PILAR

Organisasi Hong Kong: Makna Pohon Beringin di Tubuh BTM-PILAR Hong Kong

12:02 AM

Anggota BTM


Minggu, 4 Agustus 2013, bertempat di Inmedia Wanchai, saya mengikuti rapat pemilihan pengurus baru dari salah satu organisasi yang tergabung di Persatuan BMI Tolak Overcharging (PILAR). Beringin Tetap Maju, itulah namanya atau disingkat BTM.

BTM sendiri resmi berdiri pada 23 desember 2011. Sebelumnya, para anggota BTM kebanyakan gabung di Asosiasi Tenaga Kerja indonesia (ATKI). Keseluruhan anggota 100 lebih tapi ada yang semi aktif dan non aktif. "BTM berdiri karena ingin melanjutkan perjuangan di mana BTM pernah berjuang berasama ATKI selama 6 tahun dan tetap mempererat hubungan dengan kawan-kawan yang sudah bergabung di BTM sejak saat itu, kata ketua BTM terpilih untuk ketiga kalinya yang biasa dipanggil Kak Sumber.

Saat saya tanya, kenapa kok namanya BTM. Ini penjelasan Kak Sumber; 
"Beringin sendiri itu nama ranting kita saat di ATKI, sudah dikenal banyak massa dan sudah melekat di hati kita yaitu di mana kita melakukan aktifitas setiap minggu di tempat yang sudah disepakati kawan-kawan yaitu di bawah pohon beringin dengan makna akan lebih besar dan mengakar,  tidak hanya di bawah yang berarti kokoh, tapi beringin juga mempunyai rhimbay (akar yang bergelantungan di pohon) yang bisa memperkuat masa sekitar. Dan harapan kita setelah menjadi anggota PILAR bisa tambah maju, jadinya diberi nama BERINGIN TETAP MAJU." Wuih, keren kan makna dari nama BTM ini?

Di sini markas BTM. Mereka sedang menyiapkan bahan untuk aksi di depan KJRI


Tujuan BTM sendiri Selain menyadarkan, mengorganisir dan menggerakkan masa, BTM juga bertujuan mengembangkan bakat kawan-kawan lewat berkreasi dan berjuang untuk melawan segala bentuk penindasan. Salah satunya dengan seringnya BTM mengikuti lomba yang diadakan berbagai macam organisasi di Hong Kong dan beberapa kali meraih kemenangan. Tentu ini menjadi spirit tersendiri untuk berkarya lebih baik lagi ke depan.


Piala yang pernah BTM dapatkan dari berbagai macam lomba. Semoga bertambah banyak

  
Lalu, Kenapa BTM gabung PILAR? Kenapa tidak berdiri sendiri atau gabung dengan yang lainya? Masih menurut Kak Sumber, "Bukan karena tidak kenal atau tidak mampu, sekali lagi PILAR sendiri adalah aliansi lepas yang memperjuangkan hak buruh migran. Dan menurut saya pribadi PILAR lebih maju di dalam perjuangan buruh migran dan lebih di kenal massa. Selain itu kesepakatan anggota juga lebih dominan gabung di PILAR."

Fendy, selaku sekretaris PILAR, merasa salut dengan kegigihan BTM dalam berorganisasi, partisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh PILAR maupun di kegiatan perjuangan bersama sangat kompak. "Semoga BTM akan terus berada di barisan terdepan dalam garis perjuangan BMI." Tambah Fendy.

Saya sendiri yang bisa dibilang masih NOL untuk urusan berorganisasi merasa sangat salut dengan kekompakan dan kebersamaan yang begitu kuat di BTM. Bukan apa-apa, karena biasanya mempertahankan itu lebih sulit daripada memulai. Dan BTM tetap bisa bertahan meski anggotanya ada yang aktif, semi aktif dan non aktif, adalah sesuatu yang luar biasa.

Cek-cok itu hal biasa, beda pendapat adalah wajar. Dan ditengah kesibukan semua anggota di rumah majikan saat hari kerja, dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya saat libur tiba untuk berorganisasi dan berjuang bersama untuk membela hak BMI. Mengikuti lomba yang diadakan oleh organisasi lain untuk mengasah bakat dan kreativitas, meski latihan hanya seminggu sekali, namun semangatnya tetap menyala.


Semakin ke sini saya semakin salut dengan kawan-kawan yang aktif di organisasi BMI. Dari yang “mungkin” awalnya tidak tahu apa-apa, menjadi banyak tahu soal hak-haknya sebagai pekerja. Dari yang dulunya tidak bisa ngomong saat berhadapan dengan orang banyak, jadi pintar sekali, tanpa grogi dan malu, bisa presentasi di hadapan orang banyak.

Sedikit rasa sesal tiba-tiba mampir dalam hati saya, “kenapa tidak mengenal mereka dari dulu?” Kenapa saat masa kerja hampir habis saya baru mengenal mereka? Kalau saja kenal dari dulu, pasti akan lebih banyak lagi ilmu yang bisa saya “curi” dari mereka.



Semoga BTM tambah maju dan tambah kompak. Juga organisasi-organisasi BMI lain yang ada di Hong Kong. Semakin vocal menyuarakan hak BMI yang masih saja terampas oleh pihak-pihak yang selama ini hanya mengambil keuntungan semata dari BMI yang mereka namai sebagai “Pahlawan Devisa”. 




Ini salah satu drama tentang “Penolakan KTKLN” waktu acara ulang tahun PILAR







You Might Also Like

0 komentar