AMCB

Saat Konjen Baru Hong Kong Turun ke Lapangan Victoria Park

6:56 PM

Konjen HK yang baru, Chalief Akbar sedang berdialog dengan BMI di tenda PILAR


Minggu, 20 Oktober 2013, lapangan Victoria Park Causeway Bay lain dari biasanya. Hari itu, salah satu organisasi Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong mengadakan acara ulang tahun. Indonesian Migrant Workers Union (IMWU) tahun ini berulang tahun yang ke 14.

Berbagai macam lomba digelar, antara lain, lomba gubahan lagu, fashion show daur ulang, poster penolakan KTKLN dan tolak overcharging, juga lomba gubahan lagu progresif. Acara ini didukung sepenuhnya oleh Rajawali, salah satu toko yang menyediakan  peralatan rumah tangga secara kredit.

Acara ini tampak lain dengan kehadiran Lee Chuk Yan, salah satu politisi Hong Kong yang juga perwakilan dari Hong Kong Confederation Trade Union (HKCTU) yang membawahi IMWU.

“Meski gaji naik tapi itu sangat sedikit dan belum bisa memenuhi kebutuhan buruh migran. Kita akan terus berjuang bersama untuk menuntut kenaikan gaji, bukan hanya BMI tapi juga pekerja dari Filipina dan semua buruh migran yang bekerja di Hong Kong. HKCTU dan IMWU akan terus melakukan perjuangan untuk kenaikan gaji dan isu lainya yg merugikan BMI.” tambah Lee Chub Yan.

Untuk diketahui bahwa mulai  tanggal 1 Oktober 2013 gaji pekerja rumah tangga naik, dari yang awalnya HK$ 3920 menjadi HK$ 4010 untuk kontrak yang berlaku mulai 1 Oktober. Kenaikan gaji ini sebenarnya masih belum bisa memenuhi kebutuhan buruh migrant di Hong Kong yang saat ini semua harga barang naik.

Santer terdengar kabar bahwa kenaikan gaji pekerja rumah tangga naik karena kunjungan Muhaimin (Menakertras) ke Hong Kong pada akhir September. Padahal sebelumnya, bahkan setiap tahun semua buruh migrant yang ada di Hong Kong seperti Indonesia, Filipina, Thailand, Nepal, Banglades telah menuntut kenaikan gaji ke pemerintahan Hong Kong melalui aksi demo dan juga dialog dengan pihak labour departemen Hong Kong.

Ada yang lain saat acara ulang tahun IMWU di lapangan kali ini yakni kedatangan Konjen baru RI untuk Hong Kong, Chalief Akbar bersama beberapa staf KJRI lain. Konjen dan stafnya berkeliling lapangan rumput sambil menyapa BMI. Konjen juga mampir ke tenda Persatuan BMI Tolak Overcharging (PILAR) yang merupakan organisasi BMI yang selama ini getol menolak KTKLN dan juga tolak overcharging untuk mendengar keluh kesah kawan-kawan BMI. Dengan serius Konjen mendengar keluhan mereka dan juga menjawab pertanyaan yang diajukan BMI. Konjen juga mengajak dialog di KJRI awal bulan November nanti.

Sebelumnya, memang Konjen baru RI untuk Hong Kong ini berjanji akan mengadakan dialog dengan BMI setiap dua bulan sekali untuk berbagi tentang isu dan persoalan buruh migrant yang ada di Hong Kong.

Sebagai BMI, saya pribadi sangat mengapresiasi langkah Konjen baru ini yang menurut saya berbeda  jika dibanding dengan Konjen sebelumnya. Baru kali ini juga saya melihat Konjen dan stafnya mau turun ke lapangan Victoria Park, bertemu dan menyapa BMI yang sedang menikmati hari libur.

Lee Chuk Yan dari HKCTU sedang memberi dukungan buat BMI



Para BMI yang sedang libur menikmati acara di tengan panasnya lapangan Victoria park



Lomba daur ulang fashion show, kreatif kan?


Ini bahannya dari bekas bungkus makanan dan plastik loh, bagus kan?



Semoga di tangan Konjen baru, nasib BMI di Hong Kong jauh lebih baik dari sebelumnya. Kontrak mandiri, system online, gaji underpay (di bawah standart) penahanan dokumen, hak libur yang tidak diberi, juga KTKLN masih menjadi isu yang terus disuarakan BMI Hong Kong. Semoga harapan BMI Hong Kong untuk perbaikan buruh migrant akan terbukti di tangan Konjen baru.


You Might Also Like

4 komentar

  1. waaaah bisa dipake belajar ini hihi

    ReplyDelete
  2. Aamiin. Bener yah kat kak fendy kemaren itu.. I love u pak konjen :-D . Mkasih mba fera

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga Konjen baru lebih baik dari sebelumnya ya mbak

      Delete