50 Finalis SB2014

Internet: Bagi Perempuan dan Pekerja Migran

12:26 PM




Dewasa ini internet sudah tidak bisa lagi dijauhkan dari kehidupan kita. Bahkan anak-anak pun sudah sangat familiar dengan internet dan mengenal media sosial.

Pun juga dengan para perempuan. Bukan saja para perempuan kantoran yang setiap hari berhubungan dengan komputer yang mengenal internet, tapi juga para perempuan yang setiap hari berada di rumah menjadi Ibu rumah tangga atau para Emak.

Dengan internet, dunia yang begitu besar ini serasa kecil digenggaman tangan. Dan bagi para perempuan atau Ibu rumah tangga yang kebanyakan waktunya di rumah, internet bisa menjadi obat lelah dan sekaligus pembunuh rasa bosan. 

Pun juga bagi para Pekerja Rumah Tangga (PRT) di luar negeri. Internet adalah media penghibur disela-sela pekerjaan di rumah majikan. Saya yang juga seorang PRT di Hong Kong ini sudah tak bisa lagi menjauhkan diri dari internet. Bermedia sosial dan menulis di Blog menjadi rutinitas "sembunyi-sembunyi" di rumah majikan. 

"Blogger itu keren." Iya. Saya merasa jadi orang keren setelah menobatkan diri menjadi seorang Blogger. Apalagi setelah mengenal komunitas Kumpulan Emak Blogger

Dari yang awalnya minder dan tidak percaya diri (PD) dan sering bertanya ke diri sendiri, "siapa sih aku ini?" Tapi pelan dan pasti rasa itu hilang dan menjadi sebuah rasa optimis bahwa aku pasti bisa dan harus bisa.

Di era Teknologi Informasi Komunikasi (TKI) seperti saat ini, berinternet sudah menjadi suatu kebutuhan. Banyak yang menggunakannya sebagai media untuk berjejaring sosial dan mencari teman sebanyak-banyaknya. Banyak juga yang menggunakannya sebagai media untuk berjualan dan menambah pemasukan bagi keluarga.

Kumpulan Emak Blogger adalah salah satunya. Berawal dan internet, para Emak ini berkenalan lewat dunia maya lalu akhirnya bertemu di dunia nyata. Mendirikan sebuah komunitas yang kebanyakan terhubung melalui internet. Jarak dan waktu tak menjadi soal lagi dan bukan suatu pembatas.

Saya sebagai Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong yang memiliki akses internet lumayan lancar tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Pelarian di tengah kebosanan adalah dengan menulis. Menulis soal isu BMI di Hong Kong selalu saya utamakan ketimbang menulis kegalauan yang saya rasakan.

Tenaga Kerja Wanita (TKW) selalu dianggap sebagai kaum paling rendah dan bodoh. Saya ingin mengikis penilaian itu dengan cara berkarya sebanyak-banyaknya melalui tulisan-tulisan yang saya posting di Blog.

Ini lo TKW….., Ini lo BMI…., Ini lo TKI
Yang meskipun bekerja di rumah majikan tapi tetap bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan memanfaatkan jaringan internet bukan saja untuk ber-facebook ria tapi juga untuk menulis. Saya sering sekali saat menulis status di Facebook yang setelah saya baca lagi ternyata isinya cukup panjang, lalu tiba-tiba pikiran saya menyela, “eh, kenapa tidak dimasukin Blog saja?” Dan seringnya status-status panjang itu saya edit dan tulis ulang lagi lalu dimasukkan ke Blog dan baru share link ke Facebook atau Twitter.

“Perempuan bangkit melawan.” Saya sering mendengar kalimat ini diteriakkan oleh kawan-kawan BMI untuk saling menyemangati. Ya, kami semua adalah para perempuan yang jauh dari keluarga dan tanah air, berjuang mencari nafkah demi keluarga tercinta.


      Narsis dulu, saat tulisan di Blog K dijadikan Headline. Admin kayaknya sangat banget sama saya, halah

Saya menulis tentang kaum perempuan yang menjadi buruh migrant di luar negeri juga sebagai bentuk perlawanan atas penilaian bodoh yang selama ini disematkan kepada kami.




You Might Also Like

75 komentar

  1. Kalau di hongkong akses internet melimpah ya mak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, dan WIFI free bejibun, naik bus juga ada

      Delete
  2. wowww...
    luar biasa...
    mantappp mba fera...
    lanjutkan...

    ReplyDelete
  3. setujuuu mak...perempuan harus selalu berjuang...dan melawan ketidakadilan..maju terus perempuan Indonesia, juga teman-teman BMI dan TKI..sukses di SB 2014 ya maaak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih ya mak Indah, berbagi semangat sangat penting apalagi saat jauh di negeri rantau

      Delete
  4. KEren, menulislah dengan Indaaah...
    Sukses terus ya Mak fera

    ReplyDelete
  5. Terharuuu mak fer,,, perjuanganmu itu looh,, peluk peluk

    ReplyDelete
  6. Sukses untuk teman-teman BMI dan TKI di sana yah :*

    ReplyDelete
  7. dengan internet kita bisa melihat dunia lebih luas lagi ya mak, apapun profesi kita :)
    semangat, mak..good luck ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. profesi bukan penghalang mak, thx ya makk

      Delete
  8. Kalo banyak ketemu teman migran , pasti makin banyak kisah seru yang bisa ditulis. Sukses Maak..:)

    ReplyDelete
  9. dunia dalam genggaman perempuan

    ReplyDelete
  10. Yang bilang TKW itu rendah goblok dan malu-maluin bagi negara , Dialah orang terendah di dunia.

    Lanjutkan fer...........

    “ketika menulis adalah keharusan , maka akupun akan belajar menulis”

    ReplyDelete
  11. Wuih... Mak Fera keren. Inspiratif banget. Semoga makin banyak perempuan yang bisa jadi lebih produktif dengan internet. Sukses, Maaak.^^

    ReplyDelete
  12. Kepak sayapmu jauh di sana ya mak. hebat... saya kenal juga kok, BMI yang ngeblog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hey mak Susi, berharap makin banyak BMI yang ngeblog ya mak

      Delete
  13. *peluuuuuuuuuuukkkk
    emak hebat dinegeri orang.. :")
    lanjutkan perjuanganmu mak
    semoga lolos ketahap berikutnya :*

    ReplyDelete
  14. Saya setuju dengan ungkapan Mak Fera Nuraini bahwa "Internet sudah tidak bisa lagi dijauhkan dari kehidupan kita" . Profesi bukan penghalang untuk ngeblog. Aih terharu saya... Good Luck !

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul maakkk,,, makanya meski nggendon di rumah, asal ada internet mah gak masalah

      Delete
  15. Mak, saya mau angkat semua jempol kalo perlu pinjam semua jempol keluarga buat buruh migran Hong Kong yang pembelajar. Sy pernah liat di tivi, teman2 di sana memang menyisihkan waktu untuk belajar dengan komputer. Salut .. insya Allah berkah ya .. dan selalu sabar ya mak Fera :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiiihh maaakkkk, berharap banyak blogger baru dari kalangan BMI,
      amiinnn, makasih doanya

      Delete
  16. Salut Mak Fera... teruslah menyuarakan isi hati saudara2 BMI, TKW, TKI... agar pemerintah kian terbuka mata hatinya untuk bisa lebih melindungi mereka semua.
    Sudah berapa lama di Hongkong Mak. Tetap semangat yaa....
    Sukses utkmu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasihhhhh mak, baru 8 tahun lebih di HK mak :D

      Delete
  17. selamat pagi. Makpan berkunjung, ah ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. aiiihh,,,senangnya hatiku dapat kunjungan dari makpan.
      makasih ya maakk

      Delete
  18. Replies
    1. makasiihh mak Ida, peluukkk emak2 KEB yang keren2

      Delete
  19. Mak Fera semangat terus yaa ^^
    semoga semakin banyak para BMI yang mengikuti jejak mak Fera utk jadi blogger cerdas..

    ReplyDelete
  20. enak banget mbak di sana yaaa wifi di mana-mana hehe iri pengen gitu deh di sini terutama yg deket kampus #eh haha

    ReplyDelete
  21. Waah semangat berjuang di HK ya, Mak. Maju terus dan semoga sukses untukmu ^_^

    ReplyDelete
  22. Salut, bangga, selalu berjuang ya Mak ... sukses buat dirimu :)

    ReplyDelete
  23. semangatnya patut ditiru tuh,mak. apalagi bisa berbagi inspirasi lewat menulis ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Para BMI pasti punya segudang cerita, Mak. Semoga mereka berani untuk menulis dan membaginya pada kalayak ramai

      Delete
  24. Sungguh salut dengan kiprahmu sebagai penyulut motivasi "Ngeblog" di komunitas BMI...teruskan perjuangan hebatmu ya Mak, aku dukung 100% :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya mak. Berharap semakin banyak BMI yang go-blog

      Delete
  25. Disela-sela kesibukan mengurus rumah, melayani perintah majikan dll, Mba Fera masih meluangkan waktu untik menulis.

    Ini kereeen!

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang kalau mengendap dan hilang mbak :D

      makasih ya

      Delete
  26. Replies
    1. horeee makjur datangg :))
      Makasih kunjungannya ya mak,
      semoga dapat nilai memuaskan, eh

      Delete
  27. Luar biasa, Mak. Saya kagum dengan semangat Mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mak, sudah seharusnya kita berbagi, meski bukan bentuk barang :)

      Delete
  28. keren banget mb... keep inspiring yaaa:))
    sukses Srikandi Blogger nyaa:)

    ReplyDelete
  29. Saluut mbak fera .... Keep writing? Sy gabung ke grup fb ya mbak, agus priambudi

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal mas Agus, grup ini kusus para Emak2 mas :D

      Delete
  30. Halo Mak Fera, MakJur visit nih. Good Luck yaaa! :)

    ReplyDelete
  31. Kunjungan Makjur paling terakhir. Good luck, mak :-*

    ReplyDelete