Agen Nakal

Agen Sun Light Memang Brengsek (?)

5:10 PM

    Kami datang ke Hong Kong untuk
cari uang, bukan untuk jadi sapi perahan.


Kasus Anis ternyata tak hanya membuat sedih dan duka bagi buruh migran di Hong Kong, tetapi juga membuat  geram dan marah. Iya, geram dan marah terhadap agen SUN LIGHT yang menyalurkan Anis ke majikan yang telah memotong tangannya.

Dan berikut ini saya bagi beberapa kasus yang pernh dialami oleh kawan kita saat berhubungan dengan agen tersebut. Nama dan asal saya samarkan. Berharap bisa menjadi pembelajaran sekaligus menjadi pelajaran buat BMI dan juga KJRI bahwa agen ini memang pantas dinamai sebagai agen "brengsek" (kata seorang temen).

Agen Sun Light bekerja sama dengan PJTKI di Indonesia salah satunya di daerah Semarang. Ternyata agen Sun Light yang katanya besar sekali ini masih menyalurkan BMI dengan gaji underpay, tentu ini menyalahi aturan hukum ketenagakerjaan di Hong Kong, KJRI tahukah akan hal ini? Semoga sudah tahu. 

Salah satu organisasi BMI di Hong Kong (ATKI) sering sekali mendapat konselingan dari BMI yang menjadi korban keserakahan agen Sun Light ini. Kebanyakan adalah BMI yang diinterminit dan semua hak-haknya dirampas oleh agen, seperti gaji terakhir dan uang tiket. Si BMI hanya disuruh menandatangi saja.

Kebanyakan korban adalah BMI yang baru pertama kali bekerja ke luar negeri. Sama sekali tidak paham hukum, tak tahu harus mengadu kemana, dan takut karena masih potongan agen.

Rata-rata dari mereka diinterminit hanya beberapa bulan saja setelah masuk ke Hong Kong dan masih dalam potongan agen. Agen Sun Light menelepon majikan dan merayu untuk ganti pekerja (PRT) tanpa dipungut biaya alias gratis. Dengan modus bahwa PRT yang baru lebih pintar bekerja daripada PRTmu sekarang. Siapa yang jadi korban? BMI yang baru, kan?

BMI yang masih "lugu" ini pun diantar ke agen untuk proses interminit. Disuruh tandatangan dan tidak tahu sama sekali hak apa saja yang akan dia dapatkan.
Agen mengeluarkan jurus rayuannya, "udah gak papa, nanti dicarikan majikan baru yang lebih baik, sekarang kamu tinggal di bording dulu istirahat." 

Apa berani BMI tersebut berontak dan melawan? Dia akan manut saja karen masih buta dan tahunya cuma
agen yang bisa membantunya. 


"Bahkan adekku dipaksa harus mencari majikan di agen tersebut. Dia dicancel, tapi biaya harus tetep dikeluarkan. Paspor ditahan dan saat mengambil paspor,  dompet temanku dirampas dan diambil duitnya, hanya disisain $100/ 200." Curhat salah satu anggota Organisasi yang aktif di ATKI.


Cerita lain datang dari kawan kita, sebut saja namanya Ade. 

Berawal dari 3 sahabat satu PT tapi saya terbang lebih awal dan agen kita juga beda. Agenku Wai Fu dan agen dari kedua sahabatku SunLight.   Malang betul nasib keduanya. Si Elis baru kerja 3 bulan dan majikannya sangat jahat. Gak boleh libur dan juga gak boleh keluar, gaji pun tidak dibayar sampe akhirnya dia diinterminit tapi hak-hak dia gak dikasih. 

Kemudia dengan gayanya Sun Light yang sok baik mau mencarikan majikan lagi. Dengan dalih nunggu di Macau gak sampai 3 Minggu. Tapi, baik dalam hal apa? wong hak dia sudah dirampas dan dipotong lgi mulai dari awal yaitu 7 bulan. 

Dia jalani saja karena waktu itu dia masih belum paham akan haknya sebagai BMI.  Hingga akhirnya kerja dengan majikan baik di kontrak ke duanya. Ini pun masih diobrak-obrak sama agen,  sampe akhirnya baru setahun kerja dia kembali diterminit tanpa alasan, ya karena majikan dikompori agen lagi. 

Setelah diterminit yang kedua kalinya, dia gak pantang menyerah dan masih mau nyari majikan tapi ganti agen,  kemudian tak bantu dan ternyata paspor Elis  dikunci sehingga dia kembali tertipu agen karena akhirnya dia pun kembali nyari majikan di agen itu dengan syarat harus bayar HK$ 3000. Dan dia tidak diijinkan menunggu visa di Macau atau China, akhirnya setelah tanda tangan kontrak, dia pun terpaksa menunggu visa di Indonesia.

Ternyata, ketika visa Elis turun, dia dipaksa masuk ke PJTKI lagi dan potongan gaji selama 7 bulan lagi. Akhirnya dia marah dan memutuskan untuk tidak ke luar negeri lagi. Bagaimana mungkin tinggal nunggu visa kok disuruh masuk ke PT lagi dan menikmati potongan gaji selama 7 bulan? Dasar agen serakah!

-
Kasus serupa yang dialami BMI yang disalurkan oleh agen Sun Light adalah diinterminit tanpa alasan yang jelas. Ini karena majikan mendapat rayuan maut dari agen untuk ganti PRT dengan biaya murah. Bagaimana dengan PRT yang diinterminit tadi?

Dia akan dicarikan majikan baru lagi dengan potongan berlipat kali. Sudah bekerja di rumah majikan selama 3 bulan, dia diinterminit majikan. Dari PT di Indonesia dia harus membayar potong gaji selama 7 bulan. 3 bulan kerja diinterminit dan sudah bayar potongan ke agen sebanyak 3 bulan, tapi saat dia mendapat majikan baru lagi, potongan gaji akan tetap dikenakan sebanyak 7 bulan (HK$ 3000 x 7),  total 10 bulan harus setor ke agen.

Jadi jangan kaget kalau ada kawan kita yang selama 2 tahun bekerja di Hong Kong duitnya habis untuk bayar ke agen. Salah satu modus agen ya seperti ini. 

Kasian para BMI yang baru pertama kali bekerja di Hong Kong. Rata-rata manut saja dengan apapun yang dikatakan agen. Belum lagi staf agen yang sering ditakuti oleh BMI yang baru masuk Hong Kong ini. Staf agen yang kebanyakan justru sesama orang Indonesia ini kadang menjadi momok tersendiri. 

Entah suruhan atasan atau sengaja berlagak galak agar dihormati dan ditakuti para BMI yang sedang cari majikan. Saya pernah punya pengalaman sendiri dan sangat menyayangkan sikap staf agen yang notabene sasama orang Indonesia tapi lagaknya, duh, gak bisa nerusin saya. 

Sekarang, jangan takut bersuara, kawan. Suara kawan-kawan bisa menjadi semangat dan juga pelajaran bagi kawan lainnya. Semoga para staf agen itu tidak seenak sendiri dalam memperlakukan para buruh migran yang terkena masalah. 

Yang dari agen SUN LIGHT mana suaranya? 






You Might Also Like

25 komentar

  1. Kebetulan ada kawan yang jg menceritakan kebiadaban lain agen Sunligh yang berkantor di daerah North Point. Setiap kawan yang diterminit majikan, hanya diberi uang "saku" $200 dari semua uang dan hak yang ia terima dari majikan. Staf agen tanpa belas kasihan merampas uang terminit tersebut dari dompet korban.

    Bahkan, staff agen tidak segan segan memeriksa Hp penghuni buildingnya, termasuk Nama2 dalam no kontak, isi SMS dan menanyakan siapa siapa yang mengirim pesan SMS yang isinya mencurigakan/ membahayakan menurut agen.
    Tidak lupa, staff agen tersebut jg mencatat no telp pengirim pesan yang dianggap membahayakan tersebut.

    Seperti, mengirim nomor nomor Penting pengaduan hukum di Hong Kong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Kinan, kebanyakan yang Nort Point ini yang kejam. Staf dari Indonesia super galak katanya.

      Gimana komen KJRI soal agen ini? Apa masih akan diijinkan beroperasi?

      Delete
  2. agen sanleg ki memang nahan paspor dan gak baik

    ReplyDelete
  3. Ejen paling buruk sedunia dah...

    ReplyDelete
  4. Banyak cerita emang sama seperti ini.. mudah mudahan dihukum juga itu agen brengsek

    ReplyDelete
    Replies
    1. آِمـــــــــــــــيْـنَ
      semoga agennya segera ditutup

      Delete
  5. D ttp aj lah ejen itu . Dlu q bru daftar aj dh d mki2 pdhl kt jg byar

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah, punya pengalaman buruk juga sama agen ini?

      Delete
  6. annie ryan andriyaniMarch 2, 2014 at 10:44 PM

    Ada yg thu kontak anis andriani g?
    Ada tman dr media indonesia nanyain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kontak ATKI Hongkong

      Delete
  7. wah itu segera di laporkan dan dipublikasikan biar tahu rasa..

    ReplyDelete
  8. Tutup agennya dan blacklist pimpinan dan staf agennya juga. lalu umumkan ke agen2 yang lain. Biar kapok

    ReplyDelete
  9. Temenku kk lg tunggu visa di indo. Dia pertma x ke hk. Agen dia sun light jg. Tapi aku mau pantau, takut jd korban keserakahan agen...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bisa usulkan ke PJTKI-nya, jangan kerjasama dengan agen satu ini, kayak PT-nya Anis yang langsung memutus kerjasama

      Delete
  10. udH sering denger knpp gk ditutup

    ReplyDelete
  11. setuju .... hukum hk berlaku ... kgimana tangapan KJRI tentang hal ini ...

    ReplyDelete
  12. Sy dukung agen itu di tutup..

    ReplyDelete
  13. Sy dukung bangt agen Sunlight di tutup

    ReplyDelete