Agen Nakal

Jariku Dipotong Majikanku

10:49 AM


    Jari Anis korban kebiadaban majikan.

Anis Andriani, BMI asal Ponorogo, lahir pada 7 Juli 1988. Masuk ke Hong Kong 17 Februari 2014. PT yang memberangkatkan Bumi Mas Katong Bersari Ponorogo dan disalurkan oleh agen Sun Light di Nort Point. Anis masuk ke rumah majikan tanggal 19 Februari 2014. 

Paspor dan kontrak kerja Anis dibawa agen. Job Anis dalam kontrak kerja adalah menjaga orang tua, namun ternyata setelah sampai di rumah majikan tidak ada orang tua di sana. Pekerjaan Anis bersih-bersih rumah, memasak, belanja dan menjaga anjing.  Di rumah itu ada Nyonya dan anak perempuan kelas 3 SMA

Gaji Anis HK$ 4010 dengan potongan agen sebesar HK$ 2543 selama 6 bulan. 

Agen bilang ke Anis bahwa kerja 4 bulan pertama tidak boleh libur dan sama sekali tidak diberi tahu tentang hak-hak apa saja sebagai pekerja migran rumah tangga di Hong Kong. 
Tidur jam 1 malam kadang jam 1.30 malam dan bangun tidur jam 6 pagi.


Senin 24 Februari 2014, jam 10 pagi di dalam rumah majikan, anjingnya menggonggong  dan Anis mencoba mengusir dengan sapu lantai dan anjingnya semakin kencang menggongong. Di rumah hanya ada Anis dan Nyonya.

Nyonya bangun lalu bicara terus tapi Anis tidak paham dia ngomong apa, pemahaman Anis soal bahasa masih
minim karena baru beberapa hari di Hong Kong.

Majikan menarik tangan kiri Anis menuju ke  dapur. Majikan mengambil pisau di laci sebesar 4 jari tangan. Di dapur ada telenan yang baru dibersihkan, tangan Anis ditaruh di telenan dan Anis mencoba  menarik tangannya tapi terkena. Jari Anis terpotong dan darah pun mengalir deras dari jarinya. Jari yang terkena adalah jari manis.

"Setelah memotong jari Anis, majikan pergi ke kamar dan  saya bungkus pakai handuk lap, saya tidak berani menangis. Kira-kira 5 menit majikan keluar rumah.  Saya masih bekerja dan semua telenan dan pisau serta darah saya bersihkan dan saya guyur tangan saya pakai air kran." Tutur Anis menceritakan kasusnya.

Sebenarnya majikan mau motong semua jari, karena Anis mencoba menarik jarinya, yang terpotong hanya satu dan belum putus, tapi menurut  suster yang merawatnya ototnya sudah putus.

Saya takut karena darah terus keluar. Lewat jendela dapur, saya minta tolong sama tetangga yang kebetulan sesama BMI. Saya minta tolong, saya tunjukan tangan saya, dia tanya kenapa, saya jawab kalau ini ulah majikan.

Teman itu menyarankan untuk
menelepon agen. Saya lalu telpon ke agen, tapi agen menyuruh saya tetap bertahan di rumah. Tidak lama kemudian ada security  datang ke rumah dan minta untuk dibukakan pintu. Yang datang petugas rumah sakit dan security, jumlahnya 3 orang, setelah  itu  saya dibawa ke rumah sakit Queen Mary, Pok Fu Lam, Hong Kong.

--
Lagi dan lagi, belum reda kasus Erwian kini ada kasus yang menyesakkan dada. Dan lagi-lagi doktrin agen untuk BERTAHAN membuat BMI takut padahal nyawanya terancam. Kasus Anis rasanya semakin membuat jelas sebutan Hong Kong sebagai kota dengan peradapan perbudakan modern. 

Tidak adanya bekal hukum ketenagakerjaan di negara penempatan menjadikan BMI sama sekali tidak paham akan hak apa saja yang harus dia terima. Sejak dari Indonesia hanya dibekali kalau terkena masalah telponlah ke agen, padahal agen hanya mengeruk keuntungan dari BMI tanpa memperhatikan dan menjamin keselamatan BMI.

Anis adalah korban keserakahan agen. Bagaimana mungkin agen tetap menyuruhnya bertahan sedangnya nyawa Anis terancam. Dan isi kontrak kerja yang menyalahi aturan, tidak sesuai dengan kenyataan di rumah majikan masih saja lolos dari perhatian KJRI. 

Menurut Sring dari Jaringan BMI  (JBMI) dan Komite keadilan untuk semua buruh migran bahwa Anis harus mendapatkan hak-hanya dan juga ganti rugi yang dialami. Pemerintah Indonesia harus memastikan keluarganya bahwa dia tidak dipaksa membayar potongan agen karena Anis masih dalam masa potongan agen. Juga memastikan Anis mendapatkan asuransi kecelakaan kerja.


Apakah KTKLN bisa menunjukkan kesaktiannya dalam kasus ini seperti yang digembar-gemborkan Jumhur Hidayat? 


You Might Also Like

115 komentar

  1. Subhanalloh Kasus drwina belum tuntas muncul kasus baru Smoga mbk Anis cpt mndpt kan haknx amin yra

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn, semoga para majikan sadar untuk tidak memperlakukan pekerja seenak sensidi

      Delete
    2. dlu ax juga sun light tp d mongkok..
      skrg agen ku ganti..walau sempet berantem ntuk ambil pasport dlu..alhmdulillah smua masalh slesai..
      smoga msale cpt tuntas

      Delete
  2. moga lekas sembuh dan haknya bisa didapat ya Alloh knpa ejen ky gt masih di biarkan sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminn, berharap KJRI blanklist agen ini

      Delete
  3. Sungguh biadab perlakuan majikan Anis. Apakah sudah didaftarkan dalam kasasi di kepolisian/pengadilan setempat mbak?

    ReplyDelete
  4. Astaghfirulloh, terharu geram dan sedih. kasus Erwiana beberapa waktu lalu saja belum tuntas. Eh ini ada lagi Anis Andriani, malah ini BMI dari PONOROGO.

    Sebagai BMI, dan sesama manusia terlebih ia warga kita pastinya kita ikut berduka kan sahabat ?

    Mari menengadahkan tangan seraya berdoa semoga tak ada lagi masalah2 BMI di negara penempatan manapun, paling tidak semoga lambat laun bisa segera berkurang .

    Semoga sahabat sehat selalu, hati2 bekerja.

    Yang sedang sakit semoga segera baikan dan yang sedang menghadapi masalah semoga semuanya bisa terselesaikan dengan lancar. Aamiin .

    Ralat PT ne : Bumi Mas Katong Besari Ponorogo
    agen ne : Sun Light di North Point

    ReplyDelete
  5. Ya Allah sadarkanlah orang orang yg berhati binatang itu jauhkanlah kami dr pelampiasan amarah mereka

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminn
      semoga gak ada lagi majikan seperti inj

      Delete
  6. Astagfirullah haladzim,,,, knpa ada lg sperti ini,,,,

    ReplyDelete
  7. Astaghfirullah..
    semoga Mbak Anis lekas pulih dan mendapatkan haknya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. آِمـــــــــــــــيْـنَ, semoga

      Delete
  8. Kalau ada kasus penganiayaan gitu ga bisa lapor ke polisi, mbak? Selain ke agen pastinya. Karena tindak pemukulan dan semacamnya itu kan udah masuk tindak pidana di negara manapun sih saya kira. Terus, BMI sebelum mulai kerja ga disuruh mempelajari kontrak kerja atau semacamnya ya? Kontrak kerja itu penting sih, dan kalau bisa BMI juga punya salinannya (copy) untuk disimpan kalau sewaktu-waktu diperlukan. Duh, prihatin dan sedih bacanya. Semoga pihak penyalur dan agen bisa profesional ya, bukannya lepas tangan seperti ini. Kasihan para BMI. Semoga Allah selalu melindungi. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lapor polisi bisa mbak, setiap BMI pegang paspor dan kontrak sendiri meski banyak juga yang ditahan agen.
      kurangnya pembekalan hukum dari Indonesia menjadikan BMI buta soal kasus seperti ini harus mengadu kemana

      Delete
  9. Semoga majikannya mendapat hukuman setimpal

    ReplyDelete
  10. Astagfirullahal'adzim....manusia sekarang tingkahnya tidak karuan berbuat sesuka hati seperti bukan manusia saja.
    Semoga kita semua terlindung dari orang" yg dzolim.... aamiin...

    ReplyDelete
  11. Ɣªª tuhan......di negri sendiri ƍäª ∂ï hargai di negri ☺яα̲̅πğ' disiksa....

    ReplyDelete
  12. Astofirulloh ternyata agenci hk tidak bertanggung jwb sama sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah banyak kasus dari agen ini, tapi sayangnya tetap diijinkan beroperasi

      Delete
  13. moga lekas sembuh ...pahlawan devisa...

    ReplyDelete
  14. kami sebagai warga indonesia turut berduka ...agen HK mana tanggung jawabnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga mendapat hukuman setimpal baik agen majikan dan PT

      Delete
  15. semoga ,,,, PT .... di Indonesia .. hrs bener 2 memperhatikan nasib teman2 tkw.... jangan cuma cepet2 dapet majikan... cepet terbang... trus.... JO gak sesuai dengan contract.... juga engga seharusnya tkw yang baru datang,,, gak boleh pake Hp.....biar mereka tidak ke hilangan contact .

    ReplyDelete
  16. Jumhur tunjukan kesaktian KTKLNmu prett... Jgn suka memakan uang para tki

    ReplyDelete
  17. astaghfirullah,, mdh2an cpt diurus olh phk yg brwajib,,

    ReplyDelete
  18. kapan sich tkl bisa masuk hongkong.....biar dapat bantu mereka yg teraniaya

    ReplyDelete
  19. Ea allah ,astaqfirullahalazim....semoga cpt sembuh mbk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. آِمـــــــــــــــيْـنَ

      Delete
  20. Astaghfirullahal'adzim .....
    Masih ada lg mjk yg tak berhati

    ReplyDelete
  21. Lapor lagi sajalah lopan kayak gini

    ReplyDelete
  22. Bagi teman teman BMI yg ada akses ke KJRI HK, sebaiknya cepat melaporkan hal ini.biar pihak KJRI segera menangani masalah ini.
    Untuk pihak KJRI : cepat tangani masalah ini.

    ReplyDelete
  23. Apa ygkomen di atas itu Anies si korban .??
    Aku jg turut prihatin sob..

    ReplyDelete
  24. adtaghfirullah,masih ada aja manusia yg tk mempunyai hati...

    ReplyDelete
  25. Gara gara anjing sampe di gituin...majikannya pikirannya seperri anjing. Terkadang anjing aja malah jauh lebih baik

    ReplyDelete
  26. Moga lekas sembuh dan mendapatkan hak2mu anies.dan moga majikanmu menerima ganjaranya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. آِمـــــــــــــــيْـنَ

      Delete
  27. Astagfirallahhalazim.semoga aja anis cepat sembuh dan berharap KJRI bersikap tegas untuk memrika keadilan bagi anis yg kena musibah.dan semoga aja agent nya bangkrut dr usahanya krn memakan gaji setiap TKI yg di proses .dan Majikan akan medapatkan ganjaran yg setimpal .

    ReplyDelete
  28. Kjri dan agensi ndak ada tanggung jwbnya___ yg Mereka fikirkan hanya Duit___ sbg sesama Tki,,,ku sgt sedih mendengar berita nie___ semoga kasus ini bisa di jadikan pelajaran bagi para Tki Laen nya agar senantiasa waspada dalam bekerja.semoga kasusnya cepat di tangani dan







    mendapat keadilan__ aamiin.

    ReplyDelete
  29. ikut sedih n prihaten dngn kejadianya mbak anis,,,,mg lekas sembuh klo bisa langsung report tertulis dengan kejadian yg sebenarnya ke kantor polisi terdekat mbak anis,,,,,dan majikan mengakui atas kejadian tsb biyar lekas sidang di pengadilan HK.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kasusnya sudah ditangani JBMI mbak, semoga segera disidang

      Delete
  30. subhanaallah....
    bgitu jahat.a orang" Hongkong..hya krn msalah skecil itu nyawa jdi taruhan.a
    dgn ad.a kasus ini..smoga lbih di perjeli lagi masalah keadilan kami para TKI

    ReplyDelete
  31. semakin menjadi2

    minimx berbahasa nmr 1,dan pengalaman krj nmr 2 yg menjadikan pertikaian antara bos dan prt.palagi klu bosx gak waras suka marah2 mukul dll
    agen juga knp kyk gt seolah2 gkmau tanggung jwb ma prt yg dipasarkanx hny krn gk pgn ribet nyuruh si prt tetap krj dibosx itu biar lunas dl potonganya...ih serem emangx uang lbh penting dr nyawa yah??? dasar


    hukum perlu ditegakan jari bayar jari :0

    smoga cpt sembuh dan dpt hukuman yg setimpal tuh org2 yg jahat.amien

    ReplyDelete
    Replies
    1. pelukanya ngalahin hewan :( geram banget

      Delete
  32. Sedih lihat,a
    tp singapore gak sekejam itu deh,,,semua maid ada perlindungan dr negara.

    ReplyDelete
  33. Subhanallah .... Kok HK 11.12 sm arab yach ??

    Smga gada korban kekerasan lagi,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. la iya, bangak yang gak nyangka HK ada kasus seperti ini

      Delete
  34. ASTAGFIRULLAH
    masih saja ada penganiayaan
    terhadap rakyat kecil

    ReplyDelete
  35. Saya Memang Berjilbab ..
    Tapi Nanguzubillahimindzaligh ..

    Terkutukk Kalian Semua Sunlight ...

    Ternyata Kalian Benar~Benar Ingin Kena Sumpah Karma Buruk Dari Allah swt ..


    Semoga Cepet Bangkrut Kalian Sunlight ..

    Amiiinnn ya Robbal Alamin ..

    ReplyDelete
  36. Nah.. skrg buktikan KTKLN itu krn menyusahkan org kecil saja selalu di bandara mau minta uang alasannya gk ada KTKLN.....

    ReplyDelete
  37. Semogah cpt sembuh ya mba anis ikut berduka

    ReplyDelete
  38. Astaghfirlloh,, moga ae kasus e cpett slsaii dan jdi yg terakhir

    ReplyDelete
  39. Moga" cepet sembuh dan selesai kasusnya seadil adilnya
    Kenapa kesusahan dan kebodohan rakyat kecil yang dijadikan kesempatan untuk cari kesenangan oleh orang" yang nggak bertanggung jawab padahal dia orang yang berpendidikan tinggi dan punya hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga agennya ditutup gak diijinkan beroperasi lagi

      Delete
    2. wah wah wah,,,,,,,minta di jsih pelajaran tuuh majikanya,,, gk kafok ap lht kashus erwiana,,,,seret ke pengadilan aj sibatt,,,q dukung pean

      Delete
  40. ya ALLOH ya robby kasian saudara kita
    smga sllu dilindungi
    smga cpt slesay masalah nX

    aku jdi tkut begini
    pdhal aku niat untuk ke hong kong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pastikan persiapannya bener2 matang mbak. Bekali diri dengan hukum ketenagakerjaan di negara penempatan ya

      Delete
  41. Masyaallh...kok tego ne wong hk kui

    ReplyDelete
  42. استغفراللة ةلاديم

    ReplyDelete
  43. ADUH kasihan bener tega bgt ya tu orang dah di bantu gajih ga seberapa eh malah nyakitin,moga2 aza di sabarkan kepada seluruh keluarga korban amin....

    ReplyDelete