BMI Hong Kong

Memijit, Peraturan Kerja Yang Dilanggar Majikan

3:46 PM

     Hari Minggu, waktunya berkumpul dengan kawan seperjuangan

Seorang pekerja rumah tangga (PRT) yang bekerja pada majikan memiliki kontrak kerja yang jelas, meski kontrak kerja kadang menyalahi perjanjian setelah masuk ke rumah majikan.

Contohnya, seorang PRT menjaga Kakek atau Nenek. Pekerjaan sehari-hari pastinya menjaga Kakek atau Nenek, selain itu memasak, mencuci, membereskan rumah, belanja menjadi pekerjaan yang mengikutinya, tapi fokus utama tetap menjaga Kakek atau Nenek (sesuai job).

Beda dengan menjaga anak kecil, baik yang masih balita atau yang sekolah. Mengantar jemput anak ke sekolah, memberinya makan, memasak, belanja saat anak pergi sekolah, mencuci baju dan membereskan rumah. Tapi, kebanyakan para Cece juga diminta oleh majikan untuk membantu anaknya mengerjakan PR. Majikan hanya tahu beres saat dia pulang kerja. Kalau PR belum beres dikerjakan, bisa jadi Cece yang akan mendapatkan marah dari sang majikan. 

Beda lagi, kasus lain yang juga menjadi "pekerjaan tak biasa" bagi PRT adalah saat disuruh memijit tubuh majikan, entah majikan perempuan atau laki-laki. Kebanyakan BMI takut menolak meski itu bukan tugas kita sebagai PRT di rumah majikan.

"Itu bukan tugas PRT, tapi BMI tidak punya pilihan karena takut di PHK/ Interminit dan diperlakukan tidak baik jika menolak," Tutur Sringatin dari Jaringan BMI (JBMI).

Nah, kalau sudah begini, BMI kebanyakan akan diam dan memendam tak berani melawan majikan meskipun urusan pijit-memijit adalah menyalahi aturan. Kalau majikan baik, tentu dia tidak akan menyuruh pekerjanya untuk memijit karena tahu itu menyalahi aturan.

Tapi majikan yang "tidak mau tahu" dia akan tetap berbuat demikian. Tak heran kalau banyak pekerja yang dipekerjakan di dua rumah, atau di suruh ikut berjualan di toko dan pelanggaran lainnya.

Sudah saatnya BMI cerdas. Cerdas menolak pekerjaan yang bisa jadi membahayakan dirinya sendiri karena menyalahi aturan kontrak kerja maupun terjadinya pelecehan sexual di rumah majikan. 

You Might Also Like

0 komentar