BMI Hong Kong

Ayo Nyoblos Jangan Golput

4:10 PM

     Kertas suara untuk dapil luar negeri


30 Maret 2014 pesta demokrasi akan dirasakan oleh para buruh migran yang tinggal di Hong Kong. Di Indonesia sendiri akan berlangsung pada tanggal 9 April 2014. 

Kenapa tidak barengan saja? Kebetulan di Hong Kong susah  banget mencari ijin untuk menggunakan lapangan Victoria Park, harus beberapa bulan sebelumnya minta ijin bahkan ada yang ijinnya tahun lalu kalau ingin menggunakan lapangan di tahun ini.

Tapi penjelasan  Ketua KPU, Husni Kamil Malik, pihaknya menyelenggarakan Pileg lebih cepat karena di Hong Kong diprediksi bakal terjadi Badai Taifun pada April 2014 (liputan6.com).

Banyak BMI yang masih bingung mau menggunakan hak pilihnya atau tidak, ada yang bingung juga karena tidak mendapatkan kertas suara.

Nah, bagi BMI di Hong Kong yang tidak mendapat kiriman kertas suara untuk pemilu, bisa datang langsung ke lapangan Victoria Park Minggu ini dengan membawa KTP Hong Kong atau paspor (bukti sebagai WNI kata Romo Waris).

Pesta demokrasi  berlangsung 5 tahun sekali dan memakan biaya yang tak sedikit. Meskipun golput tidak haram, tapi menggunakan hak pilih kita sebagai WNI  itu akan lebih baik.

"Pilihlah calon wakil rakyat yang sekiranya bisa mewakili aspirasi kita nantinya. Kalau kita sudah nyoblos dia dan dia terpilih, lalu dia ingkar dengan komitmennya di awal, kita bisa tagih terus, kita bisa goyang terus agar dia tidak nyaman duduk di kursi DPR sana." Kata Romo Waris yang pernah menjadi Panelis waktu acara debat caleg tanggal 16 Maret 2014.

Pilihlah caleg yang sekiranya Anda kenal atau paling tidak tahu profilnya dan sedikit sepak terjangnya selama ini, ini akan sedikit membantu kira-kira caleg tersebut bisa tidak mewakili suara kita sebagai buruh migran ini.

Jadi ada 2 cara untuk memilih:
1. Kalau kita kenal calon yang akan kita pilih, tahu programnya, tahu rekam jejaknya, dan lain-lain, kita bisa pilih dia. Sehingga kalau setelah terpilih, kita tetap bisa memonitor.
2. Kalau tidak ada yang kenal, kita bisa memilih partai yang sama dengan partai calon presiden. Tujuannya untuk mendukung presiden di parlemen.
Langkah kedua ini yang kita monitor kinejanya adalah presiden. 
Tambahan dari Romo Waris yang sangat bermanfaat.

Saya pribadi mengharapkan kawan-kawan BMI di Hong Kong untuk menggunakan hak pilihnya. Karena apa? Kalau Anda tidak menggunakan hak pilih, nanti yang duduk di gedung DPR ya orangnya itu lagi itu lagi. Dan Kita tahu sendiri bagaimana kinerja mereka selama ini di gedung DPR. Tidak akan ada perubahan sama sekali.

Bolos rapat, males kerja, ngantuk waktu sidang, ngelesnya paling jago, mengusulkan anggaran yang nilainya gila-gilaan, sukanya jalan-jalan ke luar negeri dengan alasan study banding, hasilnya mana? NOL.

Nah, apakah kawan-kawan masih ingin gedung Senayan diisi oleh mereka-mereka ini? Saya sendiri sangat tidak ingin.

Jadi, tentukan pilihanmu. Pilih dia yang bisa membawa aspirasimu untuk diperjuangkan di gedung DPR setelah dia terpilih. Kalau setelah dipilih dan dia ingkar, kita rong-rong terus dia biar tidak tenang duduk di kursi dewan yang katanya terhormat itu.

Gunakan hak pilih Anda yang hanya 5 tahun sekali. Mari ikut pesta demokrasi yang berbiaya sangat mahal ini. Jangan sampai kertas suara yang seharusnya menjadi hak kita, menjadi milik kita itu disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk sebuah jabatan demi kepentingan pribadi dan golongan.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Ayoo rundingan milih siapa biar nggak rahasia hahaha

    ReplyDelete
  2. Hahaha, milih dan kepilih kalau ingat janji siap-siap kita kasih petisi

    ReplyDelete