BMI Hong Kong

Pemecatan Jumhur Karena Konflik Politik

9:54 AM

        (foto: liniberita.com)

Media sosial Facebook kemarin ramai setelah beberapa media online memuat berita soal Pemecatan Jumhur Hidayat, Ketua BNP2TKI yang sudah  menjabat selama 7 tahun. Jumhur digantikan oleh  Gatot Abdullah Mansur, mantan Duta Besar RI untuk Arab Saudi per tanggal 11 Maret 2014.

Jumhur ditunjuk sebagai Kepala BNP2TKI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 2/M Tahun 2007 tanggal 11 Januari 2007.


Kepala BNP2TKI merupakan jabatan struktural eselon I yang dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) jabatan eselon I disebut sebagai Jabatan Pimpinan Tinggi. Dalam Pasal 117 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 antara lain diatur bahwa jabatan Pimpinan Tinggi hanya dapat diduduki paling lama lima tahun (Tribunnews.com).

Menariknya, Menakertrans yakni Muhaimin Iskandar sebenarnya sudah meminta penggantian Jumhur sejak beberapa bulan yang lalu.

Awal-awal berdirinya lembaga ini memang banyak yang meragukan. Apalagi  hubungan antara BNP2TKI dan Kemenakertrans sempat memanas. Keduanya sama-sama mengeluarkan kebijakan yang kontroversi yang ujung-ujungnya para TKI yang menjadi korban.

Contoh nyata KTKLN. BNP2TKI berpegang pada UU no.39/2004 soal  penerbitan KTKLN. Sedangkan Kemenakertrans pernah mengeluarkan surat yang isinya bahwa TKI cuti pulang tak perlu KTKLN. Saat TKI sampai di imigrasi, tetap saja banyak penolakan karena BNP2TKI ternyata menyebar surat ke Imigrasi tentang pelarangan TKI terbang tanpa KTKLN.

Menariknya lagi, pemecatan Jumhur oleh Presiden SBY ini setelah Jumhur menyatakan diri bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebelumnya Jumhur bergabung dengan Partai Demokrat, bentukan SBY, dan diangkat menjadi ketua BNP2TKI oleh SBY.

Dari sini, membaca gelagat politik soal kepindahan Jumhur sangat menarik.

Demokrat yang para kadernya banyak terjerat korupsi menurut beberapa survei perolehan suara tahun ini bakalan jeblok. Dipastikan PD tidak akan lagi menjadi partai penguasa, apalagi SBY sudah tidak mungkin maju lagi menjadi Presiden. 

Sedangnya PDIP setelah mencalonkan Jokowi sebagai calon Presiden, massa sepertinya akan bergerak ke partai ini sebagai dukungan untuk Jokowi. Jumhur  pun merapat, siapa tahu dapat jatah kursi menteri kalau jadi, sepertinya. 

Lalu, bagaimana BMI menyikapi hal ini?

Diturunkannya Jumhur memang salah satu tuntutan kita, namun lebih dari itu pemecatan ini dimotifi oleh konflik politik dan bukan karena penderitaan yang dialami buruh migran serta bukan untuk membela buruh migran. Selama masih ada BNP2TKI, maka persoalan yang selama ini kita keluhkan tidak akan pernah berakhir, mungkin semakin lebih parah meskipun ganti pimpinan. Itu kenapa BNP2TKI harusnya dibubarkan saja. Tutur Sringatin dari Jaringan BMI (JBMI).

Memang banyak sekali yang menghendari BNP2TKI dibubarkan saja karena selama ini bukannya membantu para BMI tapi justru membuat sulit dan menyengsarakan BMI. Banyaknya calo-calo yang berkeliaran juga karena adanya lembaga ini. Calo bahkan sepertinya memang direstui oleh BNP2TKI.

Contoh lain adalah soal terminal kusus TKI. Bagaimana seorang TKI saat pulang tidak diberi kebebasan dan diharuskan naik travel yang telah disiapkan dengan tarif selangit. Belum lagi sewaktu di jalan terjadi pemerasan oleh sopir travel. Ini bukan pelayanan dan perlindungan, tapi pemerasan halus yang sengaja diciptakan.

Sebenarnya pemecatan Jumhur ini sangat terlambat. Dan seharusnya BNP2TKI ini tak perlu ada karena kinerjanya dan kebijakannya selama ini banyak yang  membuat geram para buruh migran di luar negeri.

Tidak banyak harapan untuk ketua yang baru. Karena kebanyakan BMI menginginkan  BNP2TKI dibubarkan dan bukan diganti oleh pemimpin yang baru.



You Might Also Like

2 komentar

  1. realitas politik lebih manjur nyatanya dalam benak presiden kita ya mbak.. seharusnya menakertrans juga diganti, soalnya kan PKB (eh PKB kan sahabat Demokrat ya ahahaha)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya mas, mengenyampingkan kepentingan banyak orang demi keoentingan golongan.
      Lagian tinggal berapa bulan lagi pilpres, dan PKB kan temen baik PD

      Delete