Pemilu 2014

Caleg Melecehkan Rakyat Dengan Uang Rp 20 Ribu

9:44 AM



      Foto nyomot dari Twitter

Hari ini di seluruh Indonesia melaksanakan pesta demokrasi, pesta yang biayanya sangat mahal sekali dan yang membiayai adalah rakyat sendiri.

9 April 2014 adalah penentuan para wakil rakyat untuk 5 tahun ke depan. Ribuan kursi diperebutkan oleh orang yang benar-benar ingin bekerja untuk rakyat namun tak sedikit yang hanya ingin menikmati kekuasaan karena nafsu yang sangat besar.

Semalam saya sempatkan telpon ke rumah dan ingin mendengar cerita dari orang tua soal pemilu. Tanggapannya apa? Ternyata biasa saja.

"Paling nyoblos dan enggak juga sama saja, dari dulu juga gini-gini aja." Begini responnya.

Dan ternyata nama saya pun masih terdata di TPS setempat padahal sudah tahu kalau saya tidak di Indonesia dan tak mungkin akan ikut pemilu. Rasanya mubazir kertas suara jatah saya, berapa ribu rupiah terbuang sia-sia? Dan berapa banyak orang yang terdata tapi tak mungkin menggunakan hak pilihnya karena sedang merantau jauh, seperti saya.


"Dapat duit gak, mak?" Pertanyaan iseng saya  pun keluar setelah hape berpindah ke Emak.

"Dapat. Per orang dapat Rp 20 ribu, tapi dikumpulin satu RT buat memperbaiki jalan." Jawabnya

"Oohhhh."

Saya tidak tahu ini caleg dari partai mana, la wong saya tanya yang ngasih siapa si Emak juga gak tahu, pokoknya mendengar satu RT dapat segitu.

Hmmmm, ternyata dimana-mana sama aja. Uang masih dijadikan alat untuk melecehkan para pemilih. Kenapa saya bilang melecehkan? Ya karena para caleg ini menganggap bahwa rakyat kecil hanya butuh uang agar mau mencoblos namanya yang sudah haus kekuasaan itu.

Duh, mau dibawa kebawa kemana negara kita? Kok jadi melow 

Ya sudahlah, siapapun yang terpilih nanti semoga benar-benar berniat untuk bekerja demi rakyat dan bukan karena dorongan nafsu semata.

You Might Also Like

4 komentar

  1. Bener mak, harga diri kita jangan mau dibeli ama duit-duit recehan yang nggak barokah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, duitnya buat ngelus jalan ini :D

      Delete
  2. Hehehe, persoalan sama sg di Desa saya, Mba. 20.000 satu suara. Gila bgtt.

    Btw, bukannya yg diluar ya ttep nyoblos ya?. Di kedutaan gitu. . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha 20 ribu mending mak, ada yang dapat 150 lebih per kepala, entah dapat duit
      dari mana itu caleg

      di HK coblosannya bisa ke TPS di lapangan atau via pos

      Delete