Blogger TKI

Kasihan, Pasangan Tua Tanpa Anak

10:07 AM

     (Tribunnews.com)

Kakek umurnya 90 tahun lebih, sedang si nenek 80 tahun lebih, selisih keduanya 7 tahun kata si nenek. Pasangan ini tidak mempunyai anak dan hanya berdua saja tiap hari di rumah. Sang kakek pendengarannya bermasalah, harus dengan suara keras saat ngobrol dengannya, sedang si nenek badannya sudah tak segesit si kakek.

Tapi mesranya pasangan ini, saat si nenek di rumah sakit karena dadanya sesak, si kakek tetap mengunjunginya meski pun untuk berjalan harus lambat dan hati-hati.

Melihat mereka ini rasanya pengen nangis. Apalagi melihat wajah nenek, kasian banget, mengingatkan saya ke Kungkung, kakek yang pernah saya jaga selama 6 tahun.

Di saat usia yang sudah uzur, mereka saling menjaga dan mengingatkan, meski kadang nenek harus teriak-teriak demi bisa melihat kakek menjawab "iya tahu" akan apa yang nenek pesan atau omongkan.

"Jangan lupa minum obat lo ya."

"Jangan lupa kalau keluar rumah bawa kunci."

"Gak usah masak, beli nasi aja, jangan makan roti terus, gak baik buat kesehatan. Ngerti gak?"

Sederet pesan nenek saat dikunjungi oleh suaminya.

Saat menulis ini tak terasa air mata saya mengalir deras. Entah kenapa saya kasian sekali melihat pasangan ini, bahkan kasian saya lebih tinggi ke pasangan ini ketimbang orang yang saya jaga.

Kemarin si nenek ngambek, marah banget saat jam besuk siang hari dikunjungi oleh suaminya. Alasannya karena malamnya si suami tidak datang menjenguk, ternyata ketiduran dan bangun sudah jam 10 malam.

"Kamu tahu gak sih, semalam aku gak bisa tidur, makan gak doyan mikirin kamu." Gerutu si Nenek.

"Aku ketiduran, bangun jam 10
malam. Mau ke sini sudah tutup, jadinya siang ini baru datang." Jawab Kakek kalem.

"Aku kawatir sama kamu, mikirin kamu, jangan-jangan kamu pas nyebrang jalan trus ditabrak bus trus
kamu mati." Si Nenek sangat marah, hiks saya pengen nangis melihat mereka.

"Enggak, aku ketiduran di rumah." Jawab Kakek masih dengan nada kalem.

Kakek datang membawa makanan yang dia beli, berharap Nenek senang dan mau makan. Tapi ternyata Nenek ngambek dan gak mau makan, malah terus meluapkan kemarahannya ke si Kakek.

"Aku pengen pulang ke rumah. Tiap hari di sini dimarahi suster terus." Kata Nenek mulai curhat.

"Emang sudah boleh pulang?" Tanya si Kakek.

Nenek gak kerasan dirawat di rumah sakit dan pengen cepat pulang ke rumah. Suster di rumah sakit memang galak-galak meski tak semuanya. Saat melihat Nenek ini menginginkan sesuatu dan meminta bantuan suster, mereka selalu bilang "tunggu dulu ya" dan kadang 10 menit baru dilayani.

Sering juga saat Nenek ini pengen pipis atau pup, suster tetap menyuruh menunggu padahal si Nenek sudah kebelet. Duh, kasian melihatnya. Apalagi saat suster memarahi si Nenek, pengen rasanya saya maki-maki tu suster, tapi gak mungkin saya lakukan.

Saya berharap pasangan ini selalu diberi kesehatan. Meski umurnya  sudah lanjut dan tidak memiliki anak, mereka bisa saling menjaga dan mengingatkan. Kadang saya mikir mereka, kira-kira rumahnya seperti apa ya, gimana masaknya, gimana kalau terjadi apa-apa dengan mereka saat tengah malam :( 

Melihat suster yang kadang kerjanya kasar saat melayani para manula rasanya geram juga. Memperlakukan manula seperti boneka, kadang memarahi dan membentak seenaknya. 

Kakek, Nenek, semoga selalu diberi kesehatan dan banyak orang yang peduli terhadap kalian. Saya sudahi tulisan ini, gak kuat saya nerusin. Saya yakin pemerintah Hong Kong sangat peduli terhadap warganya yang kaum manula.

You Might Also Like

12 komentar

  1. ada hikmah di balik itu semuanya ya :(
    mereka tetep akur walau belum di beri keturunan. salut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dan umur hampir 100 tahun mereka sehat dan bisa saling menjaga

      Delete
  2. Hmm... bisa dibayangkan bagaimana hidup mereka. Hidup tanpa anak memang pasti akan sangat sedih. Apalagi sampai tua berdua. Gimana kalau saat pasangan kita lebih dulu pergi menghadapNya? Hiks... hidup menjadi sendiri. Semoga mereka selalu diberi kebahagiaan... :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinn mak
      Berharap tidak terjadi apa2 dengan mereka.
      Saya kepikiran terus :(

      Delete
  3. Hiks, semoga ada yg perhatian dg nenek kakek, ya.

    Sehat selaly Nek, Kek.

    ReplyDelete
  4. Oh ini di Hongkong? Kirain di Indonesia. Tapi tetep, cuma bisa kasian :(

    ReplyDelete