CapresCawapres

Golput? Gak Usah Ikutan Membahas Capres Bisa Gak?

3:02 PM

     (google images)

Ini jaman dimana orang lebih sedih
berjauhan dengan gadget dan internet ketimbang berjauhan dengan keluarga. Hayo ngaku saja. Apalagi tahun 2014 ini, peredaran gadget  semakin menggila dan harganya pun dibanting semurah-murahnya, biar banyak peminat tentunya.

Teknologi Informasi Komunisasi (TIK) menjadikan media internet yang ada berita online dari bebagai situs sebagai rujukan. Ada yang sangat percaya, ada yang bisa menelaah dengan seksama, ada yang menelan mentah-mentah isinya, tapi masih banyak juga yang hati-hati dan tidak begitu saja percaya dengan pemberitaan yang ada.
Anda termasuk yang mana?

Pilihan Presiden tahun ini pun beda. Apalagi  kalau bukan soal bagaimana para pendukung kedua Capres/ Cawapres menjadikan media internet dan sosial sebagai tempat untuk kampanye.

Facebook dan Twitter semakin panas. Tak peduli siapapun dia kalau tidak "se-agama" akan dibabat dengan kata-kata paling kasar sekali pun. 

Saya sendiri lebih seneng merusuh di status teman yang "se-agama" dalam artian saya tahu dia punya pilihan yang sama dengan saya. Dan sangat menghindari status teman yang beda, apalagi nyata-nyata dia selalu menyebar tulisan/ status penuh hujat dan caci maki, kecuali saya sudah kenal baik dengan ybs, meski beda tetap saja ngakak bersama.

Well, Pilpres sebentar lagi, dan kita masih saja ribut soal poto editan lah, video ini lah, berita itulah. Kenapa gak coba anteng saja, memastikan dengan lebih pasti bahwa pilihanmu tidak salah. Atau bagi yang sengaja GOLPUT dan tidak punya pilihan bisa duduk manis gak perlu ikutan panik. 

Ngapain juga panik kalau akhirnya tetap GOLPUT gak ikut memilih pemimpin baru?

Bagi saya, orang yang selalu bilang, "alah, pemilu apa enggak, pilihan presiden apa enggak, punya pemimpin baru apa enggak, toh kita tetap saja sama, gak ada perubahan." Orang yang bilang seperti ini menurut saya adalah orang yang rasa pesimisnya sudah tingkat akut (pissss)

Jadi ngapain juga ikut-ikutan panik membahas copras capres lalu koar-koar GOLPUT tidak menggunakan hak pilih? Gak malu apa? Enggak ya? Silahkan :D

Capres ada  2 dan bagaimana pun nanti kita akan dipimpin oleh salah satu pasangan yang menang. Jokowi atau Prabowo. Nah, buat kamu kamu kamu dan kamu yang sudah niat GOLPUT dan tidak milih, gak perlulah ikutan panik ngrasani capres nomor ini begini, capres nomor itu begitu, toh menurutmu pemilu atau enggak hasilnya sama saja.

Duduk manis saja di situ. Lalu jangan ngritik pemimpin yang menang jika dia berbuat salah, toh kamu gak ikut milih dia. Gampang kan?

Pilpres kali ini akan menjadi yang pertama dan terasa paling kejam dari Pilpres sebelum-sebelumnya karena keberadaan internet yang bisa mengabadikan tingkah polah penggunanya. Termasuk caci maki, hujat sana sini itu tadi. 



___
Tulisan gak jelas di sore yang hujan. 

You Might Also Like

2 komentar

  1. Haha. lucu nih .. posting tipikal para penyembah capres! kalo orang golput dibilang ga peduli ama negaranya gitu? iya kalo mereka yng golput itu benalu dalam negara (ga pernah bayar pajak misalnya, pengedar narkoba misalnya) mereka yg golput itu justru orang orang yang peduli banget karena produk demokrasi tidak bisa menghasilkan capres capres berkualitas, mereka yang eneg liat para simpatisan penyembah capres capres saling hujat di media sosial ... ente ente bole ribut, boleh ngakak? kenapa yg golput ga bole? gini nih yang namanya pembenaran menurut versi diri sendiri! hohoho! lucu banget generasi sekarang ... :P

    ReplyDelete