Fera Nuraini Blogger BMI Hong Kong

Alasan Kenapa Surat Suara Beredar di Luar Negeri Sebelum Waktu Pilpres

1:54 PM



     Kartu pos dikirim kembali jika ingin mencoblos via pos.




Pemilihan Presiden di Indonesia akan berlangsung serentak pada tanggal 9 Juli 2014. Sedang di luar negeri pemilihannya dilakukan tanggal 4-6 Juli 2014, tergantung wilayahnya. Di Hong Kong sendiri akan diadakan tanggal 6 Juli di lapangan Victoria Park, Causeway Bay. 
Pemungutan suara ada yang melalui pos dan langsung datang ke TPS saat pencoblosan nanti.

Ada yang marah-marah ni kok bisa kertas suara Pilpres beredar padahal pencoblosan tanggal 9 Juli 2014.

Jadi begini, bagi WNI yang berada di luar negeri, contohnya saya yang saat ini berada di Hong Kong. Pemilihan Presiden bisa melalui dua cara.

Pertama yakni mendaftar ke PPLN yang berada di KJRI melalui nomor telpon yang telah ditunjuk dengan mengirimkan, 

Nama : 
Jenis kelamin :
Status : 
Nomer ID Card Hkg :
Tempat tgl lahir :
Nomer tlp : 
Alamat :

Jarak 3 atau 4 hari pihak KJRI akan mengirimkan surat ke alamat BMI/ WNI. Terdapat 2 kertas di dalam amplop. Isinya adalah keterangan memilih via pos atau datang langsung ke TPS. Kalau datang ke TPS tidak perlu mengembalikan kartu pos yang sudah disediakan. 

Pilihan kedua adalah memilih via pos yang artinya harus mengembalikan kertas pos yang disediakan tadi untuk konfirmasi bahwa Anda akan memilih lewat pos, nanti KJRI akan mengirim surat yang berisi kertas suara bergambar Capres untuk dicoblos. Setelah dicoblos dan tanda tangan lalu dikembalikan untuk dikirim ke KJRI via pos.

Jadi kenapa kertas suara Pilpres bisa beredar di Korea ataupun Hong Kong atau negara bagian Eropa, Australia, USA dan lainnya, ya karena kami diberi pilihan untuk mencoblos. Melalui pos atau datang langsung ke TPS.

Jadi tak heran kalau banyak foto beredar berisi kertas suara Pilpres di media sosial sebelum atau bahkan setelah dicoblos oleh mereka yang mendapatkan kertas suara sebelum tanggal 9. Ada foto selfie sambil mencium Capresnya setelah dicoblos. 

Jadi tak perlu menyalahkan KPU atau menuduh macam-macam kenapa kertas suara bisa beredar sebelum tanggal 9 Juli 2014. Pun juga saat ada kertas suara tanpa gambar Capres nomor 1 atau 2 yang cuma iseng itu. 

Kalau masih belum jelas juga, sila search tentang tata cara pemilihan di luar negeri prosesnya seperti apa.

Untuk informasi, DPT di Hong Kong saat Pileg kemarin ada 102.000 lebih dan saat Pilpres menjadi 114.000 lebih. Ada 13 TPS yang disediakan untuk proses pemilihan langsung Minggu ini. 

Dalan surat undangan telah diberi keterangan masuk ke TPS nomor berapa dan jam berapa. Saya sendiri mendapat bagian di TPS 3 pada jam 09-12 siang. 

    Surat undangan ke TPS, ada jam dan nomor TPS di pojok kanan atas

Bagi yang awalnya keukeuh golput tapi kini berubah pikiran ingin menggunakan hak pilih, silahkan datang ke TPS lapangan Victoria Park jam 3-5 sore untuk menggunakan hak pilih. Karena jam sebelumnya PPLN akan mendahulukan bagi pemilih yang sudah mendaftar. 

Jadilah bagian dari perubahan dengan memilih pemimpin yang menurut Anda bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Golput bukan solusi. 

Selamat memilih.



You Might Also Like

6 komentar

  1. Dan kenapa WNI yang di luar negeri diberlakukan aturan seperti itu? Alasannya adalah di luar negeri, coblosan harus disesuaikan dengan hari libur karena WNI yang jadi karyawan tidak bisa seenaknya minta libur buat coblosan. Beda dengan di Indonesia dimana pemerintah bisa menetapkan kapan saja hari coblosan dan mematok sebagai hari libur nasional. Dan kenapa ada opsi lewat pos? Karena walaupun sudah ditetapkan di hari libur, belum tentu juga semua WNI bisa ikut. Apalagi yang kerjanya kena shift pas hari tersebut. Ini atas analisa saya sendiri sih. Entah bener atau ngga seperti itu. Tapi saya bisa memaklumi atas adanya aturan seperti ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali.. Kinerja KjRI hongkong sangat bagus.hanya saja BMI yg krangvtertib juga benyak yg gak paham. Mengenai aturan2 kebanyak mereka se enaknya sendiri. Tidak menghormati jerih payah panitai.

      Delete
  2. Amir Coyy nih pasti ga pernah pergi luar negeri

    ReplyDelete
  3. Yang bilang curang brarti capres pilihannya sedikit yg pilih,ya???

    ReplyDelete
  4. Lega udah milih ya, Mba. . . :)

    ReplyDelete