Bakso ada belatungnya

Belatung dalam Pentol Bakso? Teliti Sebelum Dimakan

4:14 PM

Ini bawang atau belatung? Menurutmu?

Minggu, 8 Februari 2015, Facebook salah satu grup buruh migran di Hong Kong heboh karena foto yang diunggah oleh salah satu anggotanya. Foto tersebut memperlihatkan penthol bakso yang tengahnya ada penampakan seperti belatung. Jijik? Pasti. Yang melihat saja mual-mual apalagi yang mengalaminya. Foto ini diunggah oleh akun bernama Tumo Ngruwel Ngruweli Pelo di Grup BMI Bersatu Maju (BBM).

Seperti keterangan dalam foto tersebut, Mbah Kung, sapaan akrab si pemilik akun menulis bahwa jam 10 pagi, bertiga dengan temannya makan Baso Arema yang bertempat di Pasar Causeway Bay lantai 2 dengan antrian nomor 4. Mereka pesan dua mangkuk bakso dan satu nasi bebek. Saat bakso datang, mereka pun menikmati bakso yang sudah terhidang, di belakang mereka ada beberapa orang yang muntah-muntah setelah makan bakso. Merasa penasaran, Mbah Kung pun mengintip mangkuk mereka dan perutnya langsung merasa mules. Mereka yang muntah itu bilang kalau penthol bakso ada belatungnya lalu mereka buru-buru keluar warung.

Ini akun Mbah Kung  dan foto baksonya


Mbah Kung lalu membelah pentholnya dan dia melihat penampakan seperti belatung. Sambil memanggil Ibu penjual dia berhasil mengabadikan penthol tersebut.

"Mbak jangan gitu lah, ini lo bawang." kata penjual dengan nada sinis sambil menekan-nekan penampakan yang mirip belatung tersebut kemudian dengan cepat membereskan mangkuk-mangkuk yang telah ditinggalkan pemiliknya.

Karena tidak ingin berdebat lebih lama lagi dan penjual ngomong terus dengan nada tidak enak bahwa itu bukan belatung tetapi bawang, Mbah Kung dan kedua temannya akhirnya meninggalkan warung tersebut. Atas saran kawan-kawannya, dia akhirnya menggunggah foto tersebut ke Grup BBM dan jadilah heboh sejak kemarin siang sampai hari ini, sudah dikomen sebanyak 500 kali lebih yang rata-rata mengatakan bawah di dalam penthol  tersebut ada belatungnya, kalau bawang bukan seperti itu. Kalau benar itu bawang, kenapa bentuknya memanjang? Dan ujung atasnya ada titik hitam seperti mata.  Menurut Mbah Kung, penjual baksonya ini ngeyel kalau itu bawang goreng, jika itu bawang goreng, kenapa warnanya putih kekuningan, bukan coklat?

Sampai saat ini komentar di grup masih terus mengalir, Mbah Kung sendiri mengaku kalau hari Minggu lumayan sering makan bakso di warung ini meski harganya mahal, begitu pengakuannya saat pagi tadi saya telpon. “Pokoknya dalam satu bulan, entah sekali atau dua kali kami pasti makan bakso di situ.” Katanya

Mahal Belum Tentu Bersih

Meski ada yang menyalahkan Mbah Kung karena menurut mereka hal ini sama saja dengan membuka aib orang dan menutup rejeki orang, tetapi yang mendukung cara Mbah Kung ini luyaman banyak. Dengan begini, kawan lain yang gemar membeli makanan di warung-warung saat libur akan lebih berhati-hati lagi. Harga mahal ternyata bukan jaminan soal kebersihan.  Saya sendiri kalau libur Minggu hampir tak pernah absen makan bakso, selain menu kesukaan, sepertinya ada yang kurang saat belum makan bakso, apalagi di sekitar tempat tinggal tidak ada yang jualan bakso, praktis hanya Minggu saja bisa mendapatkan bakso sesuai selera.

Dulu, saya juga lumayan sering makan di warung ini, memang sih baksonya sangat cocok di lidah dan rasanya Indonesia banget, bahkan saya sering pamer ke teman-teman saya di Indonesia kalau ini adalah bakso paling enak yang pernah saya makan di Hong Kong. Tapi setelah kejadian ini, kayaknya saya akan pikir-pikir untuk makan bakso  di sini.

Manfaatkan Gadgetmu, Kawan

Diantara yang menyalahkan Mbah Kung, ternyata yang mendukung langkahnya mengupload foto tersebut jauh lebih banyak. Tak sedikit yang menyayangkan kenapa tidak lapor ke polisi saja, pasti akan segera diurus, apalagi ini Hong Kong yang setiap laporan, apapun itu pasti akan mendapat tindak lanjut. 

Langkah Mbah Kung ini sebenarnya juga bisa jadi pelajaran buat kita untuk lebih baik lagi dalam memanfaatkan gadget di tangan. Sepele mungkin, tetapi hal ini bisa jadi pelajaran kawan-kawan yang lain agar lebih hati-hati lagi saat membeli makanan di luar. Lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah saat libur kalau memungkinkan bisa memasak di rumah majikan. Dengan memasak sendiri, kita bisa memperhatikan dengan baik soal kebersihan makanan, bagaimana pun kesehatan itu berawal dari kebersihan, salah satunya dari makanan yang masuk ke perut kita.

Pesan Buat Penjual

Sebenarnya kejadian ini bukan sekali dua kali, sebelum-sebelumnya sudah ada yang pernah share soal nasi bebek yang di dalamnya ada belatungnya. Bahkan makanan sekelas KFC saja ada belatungnya dan sempat heboh di berbagai portal media online tanah air.

Saat Minggu, sejak pagi hari, kawasan Victoria Park di pinggiran jalan penuh dengan para pedagang nasi dengan berbagai menu. Nasi campur, nasi pecel, mie ayam, bakso, soto, rawon dan berbagai macam gorengan, semuanya ada. Makanan ini dijejer di pinggir jalan tempat lalu lalang orang lewat dan sering terlihat lauk-pauknya tidak ditutupi untuk menghindari debu.  Soal harga, makanan di tempat  ini tergolong murah, cukup HK$ 20 dolar saja sudah bikin perut kenyang, kalau pun ada selisih paling sekitar 2 sampai 5 dolar.

Selama tidak ketahuan Pak De (sebutan untuk polisi) semuanya aman saja. Tetapi  untuk kebersihan penjual dan pembeli, lauk-pauknya mungkin bisa ditutupi dengan plastik agar tidak kena debu dan saat meraciknya gunakan sarung tangan atau sendok. Makanan seenak apapun kalau tidak bersih pasti akan membuat perut sakit.

Jangan remehkan Pelanggan

Kadang para penjual meremehkan hal ini, mentang-mentang punya langganan tetap setiap Minggu membeli makanan yang mereka jual lalu mengabaikan hal sepele salah satunya soal kebersihan. Dengan kejadian ini, berharap warung-warung baik di tempat tertutup maupun terbuka agar lebih meningkatkan lagi kewaspadaannya terutama soal kebersihan.

Musin dingin biasanya virus cepat sekali menyebar di Hong Kong dan salah satunya dibawa oleh makanan. Sekali pembeli kecewa, dia akan enggan untuk kembali lagi di kemudian hari. Termasuk Mbah Kung dan kedua temannya yang mengaku kapok untuk makan bakso lagi.

Tulisan ini hanya sekedar ingin saling mengingatkan agar lebih hati-hati lagi saat membeli makanan di luar.














You Might Also Like

3 komentar

  1. wah saya sebagai penggemar Mr.Bakso jadi harus lebih berhati-hati lagi nih,, geli lihatnya..

    ReplyDelete
  2. Kl emang dah tau itu belatung knp g cpt" lapor polisi pakai debat segala g ada gunany. ..kl lpr polisi biar kasih pelajaran pasti kena denda banyk. ..itu belatung biar baksony laris kali ya. .ihhh aq plg g suka mkn bakso itu jorok bgt.

    ReplyDelete