BMI dan Gadget

Pengumuman Bohong yang Meresahkan

9:59 AM


Status yang bikin resah, sudah dihapus oleh si-empunya


Awal Imlek tepatnya 19 Februari 2015, dunia Facebook heboh dengan beredarnya video yang katanya pencurian dompet yang terjadi di Causeway Bay, sayangnya, saat tangan tertuduh ngambil dompet tidak terekam, entah benar entah salah yang jelas video itu mampu menjadi racun dan berhasil bikin yang tidak tahu apa-apa jadi kena, kok bisa? Ya bisa, soalnya tertuduh itu memakai jilbab dan jadilah pengguna jilbab ikutan jelek, "pakek jilbab kok mencuri, lepas aja jilbabnya kalau mau jadi pencuri, duh sayang jilbabnya, ......" dan sederet komen lainnya.

Kemarin, media sosial heboh lagi karena sebuah akun menyebar pengumunan yang katanya kalau kerja di Hong Kong dan mau cuti lebih baik jangan cuti, karena kalau cuti pulang ke Indonesia tidak bisa balik ke Hong Kong lagi. Status yang ditulis oleh akun bernama Konyel Unyune Wong Munggalan ini pun kembali heboh. Banyak yang screenshot dan menyebarkannya ke teman yang lain dan teman lain menyebarkan lagi ke teman yang lainnya. Sudah beberapa teman yang mengirim hasil screen shot tersebut yang dikirim ke WhatsApp saya untuk menanyakan kebenarannya.

Resah? Pastinya. Status tulisan itu membuat resah buruh migran, apalagi mereka yang sangat minim informasi atau bahkan jarang mendapat informasi yang bisa dipercaya. Begitu mendapat foto ini, ada yang langsung menelan mentah-mentah lalu kemudian  panik dan ikutan menyebarkannya. Kebetulan disebar ke yang sama-sama tidak tahu, jadilah kepanikan itu merembet kemana-mana.

Media sosial memang media yang paling cepat untuk menyebarkan informasi apa saja, termasuk informasi hoax yang dibungkus seolah itu informasi faktual. Di sini sebenarnya kita dituntut untuk lebih pintar dan jangan menelan mentah-mentah informasi yang tersebar. Apalagi informasi ini disebar bukan oleh lembaga resmi atau organisasi resmi buruh migran.

Ayolah mari manfaatkan media sosial ini untuk hal yang lebih bermanfaat lagi. Kita hidup di era media sosial yang semua informasi akan menyebar dengar cepat seperti aliran listrik yang sangat susah untuk dikendalikan. 

Saya juga masih terus belajar dan mari belajar bersama bagaimana memanfaatkan gadget dan media sosial untuk hal yang lebih bermanfaat khususnya bagi buruh migran.

Note: Ternyata yang nulis setatus cuma hasil dari mendengarkan cerita temannya. 

You Might Also Like

2 komentar

  1. aduhh kok gitu sih,yang bener aja kalau muat berita..

    ReplyDelete