Abdul Rahim Sitorus

(Hampir) Gagal Terbang Karena KTKLN

3:26 PM





Siang ini saya mendapat pemberitahuan di tulisan saya sebelumnya yang berjudul Tanpa KTKLN, Dua BMI Ini Kena Denda Satu Juta.  Seorang BMI dengan tujuan Malaysia dipersulit saat akan kembali ke Negara tujuan. Dia berangkat dari Bandara Lombok dan alhamdullilah akhirnya lolos setelah mendapat bantuan dari pak Abdul Rahim Sitorus melalui telpon.

Ini ada tips yang dibagikan oleh majikan si BMI tersebut kepada siapa saja yang mengalami kesulitan di bandara gara-gara KTKLN. Semoga membantu dan jangan takut menghadapi petugas yang mempersulit kita.

Satu lagi, manfaatkan gadget di tangan Anda sebaik-baiknya. Usahakan pulsa dan baterei hape mencukupi.

Berikut ini isinya. 

Informasi ini sangat bermanfaat. Hari ini, 1 Agustus 2015, kami sekeluarga mendapatkan kasus yang sama. Kami tinggal di Kuala Lumpur Malaysia dan memiliki satu orang asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia. Pengurusan dokumen ART telah dilakukan sesuai dengan prosedur Kerajaan Malaysia dan memiliki ijin resmi, termasuk asuransi dan proteksi kesehatan.

Namun, pagi ini, ART kami hendak kembali ke Kuala Lumpur melalui Bandara di Lombok dan dia ditahan oleh oknum BP3TKI. Paspor "ditahan" dan tidak diijinkan berangkat sebelum mengurus KTKLN. Saya kemudian langsung menelpon oknum tersebut dan berbicara sebatas pengetahuan bahwa KTKLN sudah tidak diperlukan lagi. Kalaupun diperlukan, saya hendak disiapkan kuitansi resmi. Namun,pembicaraan tersebut diputus sepihak. Dan ART kami masih tertahan lebih dari 1 Jam.

Biaya pengurusan yg diminta sebesar Rp. 400 ribu. Ini adalah jumlah yang sangat besar untuk ART kami yang saat ini hanya membawa cash sedikit. Saya sendiri ragu dengan keseriusan oknum ini saat berbicara via telpon dan saat saya meminta disiapkan kuitansi dan bukti lain.

Beruntung, saya temukan informasi no telpon Pak Abdul (dari LBH) 081229033381 dan berbicara singkat dengan beliau. Pak Abdul menawarkan diri untuk berbicara langsung dengan ART kami dan oknum tersebut. Singkat kata, ART kami bisa berangkat tanpa masalah.

Beberapa point yang bisa saya sampaikan:

1. Jangan sekali-kali kompromi dengan hal yang terindikasi pungli. Terlebih jika tidak ada bukti resmi seperti kuitansi.

2. Kalau disiapkan kuitansi, pastikan itu tertulis dengan JELAS dengan tanda-tangan dan NAMA petugas.

3. Jika memungkinkan, ingat dan catat nama petugas yang terlihat di name-tag baju tugas. Ini penting sebagai antisipasi lanjutan.

4. Petugas BP3TKI tidak berhak melakukan pencekalan. Karena pencekalan hanya bisa dilakukan hanya dengan SURAT RESMI. Dan sangat tidak mungkin pihak BP3TKI mempersiapkan itu dalam waktu singkat.

Saya berterima kasih atas bantuan Pak Abdul yang berkenan memberi penjelasan singkat dan menawarkan bantuan kepada ART kami lewat telpon.


You Might Also Like

2 komentar

  1. Hampir Setahun dia berjanji menghapuskan Kartu ini ternyata oh ternyata dia
    Rumangsamu dibohongin terus tiap waktu ganti penguasa bagai lepas dari mulut buaya masuk mulut macan.
    Dia buat drama drama bagai sinetron RCTI yang bisa bikin ibu nangis, gereget, marah sama kontra lakon.
    seri seri dibuat masuk sawah, baju 100 ribu, sinetron nikahan anak raja, martabak 32 rasa, makan bakmi bu toyib, nonton sambil duduk lesehan dan segudang serial kontra mainstrem yang pengaruh penonton sinetron.
    Sementara kebijakan penuh janji palsu pada para pendukungnya dan rakyat Indonesia. 2 minggu bawa programmer lokal masih terngiang ngian tapi 2 hari lalu dia bilang lelang programmer Singapura. Oh wahai penguasa penipu enyahlah ku bosan dengan semua sinetronmu yang buat ku demo saat SBY naikin BBM 300 rupiah diwaktu BBM melambung ke 120 USD, sementara ku apatis diam saat dinaikan 2.000 diwaktu BBM jatuh ke 50 USD.
    Tol belom total selesai yang dibangun pak beye, belum dipasang pembatas dan lampu penerang malah diresmikan demi up popularitas hingga ratusan korban menjadi tumbal tol maut.
    Ternyata ku salah sama pake beye, dia lebih ikhlas pada negeri ini. meresmikan berbagai bandara dan projek besar di tiap provinsi cukup dengan gubernurnya dan dinas PU. Kini buat resmikan projek bendungan kecil saja dia datang dengan puluhan wartawan dibelakangnya plus bagi bagi kartu tiap waktu yang tugas RT sementara dokumen negaa lupa baca, salah baca, tidak terbaca hingga jadi bahan ejekan rakyatmu. Oh penguasa .... dulu gak akan bagi bagi kursi kini oh ternyata semua tim sukses dapat jatah. Sementara kami yang berlelah nungguin dari pagi sampai sore pengaruhi antrian voters di victori supaya memilih dan pintaku hanya satu HAPUS KTKLN dan perhatikan kami.... sudah kau lupakan.

    jamane pak beye keluarkan duit milyaran demi 1 nyawa rekan kami, kini 3 nyawa melayang terpancung sebagai pahlwan devisa namun dengan ringanya berkata "kami tidak tau"... oh penguasa nawacitra....


    ReplyDelete
  2. Bukanya dah gak ada KTKLN lagi? Sudah dihapuskn sama Pak Jokowi Akhir tahun kemaren.

    ReplyDelete